Kerajinan Batik Motif Semen Rante Di Kalasan

0 157

Kerajinan Batik Motif Semen Rante Di Kalasan

Pemilik usaha batik Sekaring Jagat, Kalasan, Haryadi mengalami penurunan omset tahun ini sekitar 30 persenan, dibanding tahun lalu.

“Ya karena bahan bakunya naik, harga batiknya pun kami naikan. Karena itu pelanggan menurunkan jumlah pesanan,” tuturnya. Haryadi sendiri enggan menyebutkan angka pasti perubahan omset perusahaannya. Ia menyampaikan, kenaikan bahan baku sebesar 40 persen cukup membebani usahanya.

Kondisi ini juga cukup mengancam kelangsungan pengrajin batik tulis. Ia mengemukakan, para pengrajin bisa tidak berkarya, jika pihaknya sulit mendapatkan bahan baku.

Usaha milik Haryadi sendiri bergerak dengan memberdayakan masyarakat. Ia mengirimkan bahan baku pada pengrajin batik tulis di desa-desa untuk diolah menjadi barang jadi.

Saat ini jenis material yang mengalami kenaikan harga paling tinggi adalah benang sutra. Itu pun impor dari Cina dengan harga Rp 120 sampai Rp 130 per meter. Padahal tahun lalu harganya masih Rp 85 sampai Rp 95 ribu.

Batik Motif Semen Rante

Jika di dalam proses lamaran wali pihak pengantin pria akan menggunakan batik solo motif Satrio Manah, maka pada pihak pengantin wanita akan menggunakan batik motif Semen Rante. Arti dari kata rante pada motf tersebut yaitu lebih menyiratkan kepada sebuah pertalian atau ikatan yang sangat kokoh, jadi harapannya jika yang memakai motif tersebut adalah apabila lamaran dari pihak mempelai pria diterima, maka dari pihak calon mempelai wanita akan mengharapkan sebuah ikatan pertalian yang sangat kokoh dan juga kuat di dalam menghadapi segala macam godaan sampai maut memisahkan.

Source https://www.kamerabudaya.com https://www.kamerabudaya.com/2018/05/inilah-10-motif-batik-solo-lengkap-gambar-dan-penjelasannya.html
Comments
Loading...