Kerajinan Batik Motif Senopati Wanodya Di Pati

0 111

Kerajinan Batik Motif Senopati Wanodya Di Pati

Batik Pati dapat ditemui antara lain di Kecamatan Juwana. Usaha ini tepatnya berada di Desa Bakaran Wetan dan Bakaran Kulon. Oleh karenanya, batik Pati lebih dikenal dengan sebutan batik bakaran. Tahun 1975, batik bakaran nyaris hilang dari peredaran pasar tradisional. Pasalnya, Sutarsih yang berusia 8 tahun, satu-satunya generasi keempat pembatik bakaran, tak mampu lagi membatik. Namun, Bukhati, putra ke-12 Sutarsih, yang mewarisi kemampuan membatik, berusaha keras menjadikan batik bakaran kembali “bermasa depan”.

Agar batik bakaran lebih dikenal luas, Bukhari memberi merek batiknya “Tjokro”. Ia mengambil nama kakeknya, Turiman Tjokro Satmoko. Alasannya, pada era Tjokro, batik bakaran menjadi komoditas perdagangan di Pelabuhan Juwana dan menjadi tren pakaian para pejabat Kawedanan Juwana.

Lonjakan permintaan pasar pada era 1980-an itu menyebabkan Bukhari menambah tenaga kerja dari dua orang menjadi 20 pembatik. Tenaga pembatik itu berasal dari para ibu rumah tangga di sekitar tempat tinggalnya.

Batik Motif Senopati Wanodya

Batik tulis khas Pacitan dengan motif wayang beber dan buah Pace dan latar berupa stalagtid dan stalagmit, beberapa tempat diberi ornamen batik kawung yang menggambarkan batik khas jawa Timur, Senopati Wanodya menggambarkan tokoh wanita yang pemberani bertugas sebagai panglima perang.
Source https://infobatik.id https://infobatik.id/batik-tulis-motif-senopati-wanodya/
Comments
Loading...