Kerajinan Batik Motif Sido Luhur Di Sukoharjo

0 190

Kerajinan Batik Motif Sido Luhur Di Sukoharjo

Kehadiran pewarna alami semakin menjadi pilihan masyarakat dalam proses pembuatan batik. Ini terlihat jelas dari meningkatnya permintaan pewarna alami UNS Ecody. Pewarna hasil riset Prof Dr Suyitno dan beberapa rekan dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo ini dikembangkan bersama CV Indigo Biru Baru di Bulu Kecamatan Tawangsari Sukoharjo.

Selain memproduksi batik dan kain, Indigo juga membuat bahan-bahan pewarna alami yang ramah lingjungan. Pewarna alami didapat dari tumbuh-tumbuhan, salah satunya Indigofera tinctoria yang menghasilkan warna biru. Semula Indigofera hanya ditanam di lahan seluas 2,5 hektar yang terpencar di Sukoharjo.

“Sekarang lahan yang ditanami sudah semakin luas mencapai 20 hektar. Selain di Sukoharjo juga ditanam petani di daerah Sine Ngawi Jawa Timur,” jelas Riyanti Puji Astuti.

Batik Motif Sido Luhur

Dengan motif dasar seperti wajik, batik satu ini memang memiliki kemewahan tersendiri. Tidak hanya cantik, batik Sido luhur memiliki filosofi yang dalam, biasanya kain batik ini dipakai oleh pengantin saat upacara pernikahan. Saat pengantin menggunakan batik bermotif sido luhur ini diharapkan mereka akan berbudi luhur dan menjadi pasangan suami istri yang bermartabat.

Comments
Loading...