Kerajinan Batik Motif Sulur Pao Di Probolinggo

0 150

Kerajinan Batik Motif Sulur Pao Di Probolinggo

Sepuluh tahun lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo getol menggiatkan kerajinan batik. Corak batik Kabupaten Probolinggo yang berbeda dengan daerah lain, meningkatkan perekonomian masyarakat.

Heri Sulistyanto, mengatakan batik sangat mengangkat potensi daerah. “Motif batik khas harus melambangkan seni, budaya, dan tradisi masyarakat Probolinggo, sehingga melalui batik, nama Kabupaten Probolinggo dapat dikenal luas,” tuturnya

Menurut dia, pihaknya berusaha mengangkat potensi batik khas daerah, sehingga untuk mewujudkan hal itu dibentuk kelompok-kelompok batik di Kabupaten Probolinggo.

Awalnya, ada tiga kelompok batik yang bisa dibentuk dan eksis, yakni Batik Prabulinggih di Desa Bulujaran Lor, Kecamatan Tegalsiwalan; Dewi Rengganis, Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan; dan Laweyan Asri, Desa Muneng Leres, Kecamatan Sumberasih.

Dari tiga kelompok batik tersebut, lanjut dia, lahirlah beberapa kelompok batik lain seperti Batik Ronggomukti, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan; Batik Senandung Bromo Dringu, Batik Selowati, Desa Selogudik, Kecamatan Pajarakan; Batik Arasy, Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Paiton; Batik Balqist, Desa Kedungsari, Kecamatan Maron; Pasir Berbisik Sukapura dan Joko Seger Sukapura.

Batik Motif Sulur Pao

Batik Motif Sulur Pao yang merupakan salah satu motif khas Probolinggo yang diangkat dari ikon kota Probolinggo sebagai Kota penghasil mangga. Kata Sulur berarti juga merambat dan Pao adalah mangga dari bahasa madura. Warna yang berani dan tegas mencerminkan budaya masyarakat kota Probolinggo.

Source https://infobatik.id https://infobatik.id/batik-probolinggo-motif-sulur-pao/
Comments
Loading...