Kerajinan Batik Motif Tampuk Manggis Di Jambi

0 133

Kerajinan Batik Motif Tampuk Manggis Di Jambi

Perajin batik dari Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk , Kota Jambi, Atika, mengatakan, dalam lima tahun terakhir banyak perajin yang tidak lagi beroperasi, walaupun perdagangan produk ini terus meningkat. Penyebabnya adalah produk buatan perajin setempat sulit bersaing dengan batik buatan Jawa. Harga batik buatan perajin Jambi lebih mahal dan motifnya dinilai kurang menarik. Hal itu disebabkan bahan baku masih didatangkan dari Jawa, dan ongkos pekerja lebih mahal. Ongkos buruh bahkan bisa tiga kali lipat dari ongkos buruh di Jawa. “Ada buruh yang harus kami bayar Rp 50.000 per hari,” ujarnya.

Batik Jambi merupakan salah satu batik yang memiliki motif dan corak yang beragam dan berbeda dengan batik yang berasal dari daerah lain. Hal ini tentu dikarenakan perbedaan wilayah dan daerah serta iklim dan juga budaya yang berbeda. Sehingga menghasilkan kreatifitas yang berbeda pula. Salah satunya seperti Batik Jambi.

Perlu diketahui bahwa, Jambi merupakan salah satu daerah yang ikut berpartisipasi dalam memperkenalkan pakaian batik ke masyarakat di Indonesia dan juga manca Negara. Jambi sendiri memiliki motif dan corak batik yang sangat unik. Khas batik dari luar Pulau Jawa. Jika dilihat dari sejarahnya, batik Jambi berasal dari kelas bangsawan pada masa lalu. Sehingga tidak heran jika batik Jambi memiliki motif dan karakteristik yang mewah dengan corak warna yang elegant khas bangsawan. Selain itu, motif batik Jambi memiliki makna dan arti yang mendalam.

Batik dengan motif Tampuk Manggis ini menampilkan gambar sebuah penampang yang berisi manggis yang terbelah pada bagian tengahnya sehingga menampakkan kulit luar, daging kulit dan isi buah manggis secara keseluruhan. Penggambaran pada motif batik ini memiliki makna kebaikan budi pekerti dan kehalusan hati seseorang tidak dapat dilihat dari kulit luar saja.

Source https://batikjambi.com/ https://batikjambi.com/beragam-motif-batik-jambi-dan-penjelasannya.html
Comments
Loading...