Kerajinan Batik Mangrove Brebesan Menggunakan Pewarna Alami

0 272

Kerajinan Batik Mangrove Brebesan Menggunakan Pewarna Alami

Hadirnya batik mangrove Brebesan menambah daftar panjang batik di wilayah pantura. Proses pembuatannya cukup unik dan alami dibanding batik dari daerah lain, karena bahan pewarna menggunakan tanaman mangrove. Pengrajin Batik Mangrove, Gatot Sunarto, mengatakan, batik mangrove adalah batik alami ramah lingkungan karena berbahan alami.

Perajin memanfaatkan mangrove yang sudah mati untuk dijadikan tinta. ”Ini adalah inovasi pengunaan tinta dari bahan mangrove. Salah satu kearifan lokal yang sedang dikembangkan,” tuturnya. Dia menuturkan, Dukuh Pandansari, Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes, sekitar 7 km dari Kota Brebes merupakan sentra batik mangrove. Di sana tersedia cukup banyak tanaman mangrove.

Untuk membuat satu lembar kain batik, membutuhkan waktu lima hari. ”Hanya motif mangrove dan bawang yang kami jadikan motif batik mangrove, lainnya masih dalam proses desain,” katanya. Sementara itu kolektor batik, Lisnaena Lisriyanti mengatakan, batik mangrove menambah khasanah batik pantura, khususnya Brebes lebih dulu dikenal batik Salem. ”Keunggulan batik mangrove adalah bahan pewarna masih alami dan menggunakan bahan lokal yang rersedia,” tuturnya.

Source http://www.suaramerdeka.com http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/6689/Batik-Mangrove-Brebesan-Gunakan-Pewarna-Alami
Comments
Loading...