Kerajinan Batik Seraci Di Bekasi

0 206

Kerajinan Batik Seraci Di Bekasi

Batik asal Bekasi dinilai masih kurang dikenal oleh masyarakat, dan kalah jika dibandingkan dengan batik daerah lain. Padahal, batik merupakan salah satu ciri khas daerah yang perlu dilestarikan. Salah satu Batik Bekasi, yakni Batik Seraci, seharusnya bisa menjadi salah satu pakaian wajib di sekolah mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA dan SMK sebagai pengenalan dan identitas budaya lokal.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Dede Iswandi mengatakan, pihaknya pernah memberi masukan kepada Dinas Pendidikan (disdik) Kabupaten Bekasi agar Batik Bekasi menjadi salah satu seragam untuk anak sekolah, karena selama ini banyak warga Kabupaten Bekasi belum mengetahui ada Batik Bekasi. “Kami sudah usulkan ke Disdik satu tahun lalu, tapi sayangnya, sampai saat ini belum dilaksanakan, karena memang seharusnya ada Surat Edaran (SE) dari Bupati agar mengintruksikan ke semua sekolah yang ada,” ujar Dede.

Ia memprediksi, masyarakat yang mengenal Batik Bekasi tidak lebih dari 10 persen saja, dan itu kebanyakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Padahal, kalau Batik Bekasi dikenalkan melalui sekolah, maka akan semakin bagus. “Memang sangat disayangkan jika Batik Bekasi sebagai salah satu ciri khas tidak dikenal masyarakat. Ini kan sebenarnya identitas budaya lokal seperti di daerah-daerah lain yang bangga dengan batiknya sendiri dan memiliki corak masing-masing,” terang Dede.

Menurutnya, kalau Batik Bekasi dijadikan sebagai salah satu pakaian wajib di sekolah, Dede meyakini akan mampu mengangkat perekenomian masyarakat lokal, khususnya pengrajin Batik Bekasi. “Setidaknya, kalau sudah menjadi kebutuhan, akan semakin banyak produksinya, dan ini justru bakal mengangkat perekonomian masyarakat lokal, karena pengrajin bakal bertambah, termasuk juga akan ada karya baru dari motif Batik Bekasi, sehingga bisa merangsang kreatifitas para pengrajin,” terang Dede.

Diakuinya, karena tidak ada perhatian dari Pemkab Bekasi, Batik Seraci asal Bekasi juga pernah diklaim oleh DKI Jakarta sebagai batik asli DKI, padahal itu tidak akan terjadi kalau pemerintah turut membantu pengembangan batik tersebut. “Saat ini memang harganya masih mahal, karena tidak dibuat sesuai pesanan dan bukan secara massal. Padahal ini seharusnya sudah dikelola dengan baik kalau memang ada kepedulian pemerintah daerah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Agus Trihono mengklaim, kalau pihaknya telah mempromosikan Batik Bekasi dari Usaha Kecil Menengah (UKM). “Pada festival kali ini, kami juga mengenalkan Batik Bekasi kepada anak-anak mulai dari TK hingga SMA, jadi perhatian untuk mempopulerkan sudah ada,” tandas Agus.

Diakui Agus, Batik Bekasi baru dipatenkan tiga tahun belakangan ini, makanya harus gencar untuk mempromosikannya. “Sudah ada rencana juga untuk dikenalkan ke sekolah-sekolah, kemudian bisa jadi salah satu seragam, karena saat ini sudah ada anggarannya,” pungkas Agus.

Source https://bekasi.pojoksatu.id https://bekasi.pojoksatu.id/baca/batik-seraci-asal-bekasi-kurang-dikenal-masyarakat
Comments
Loading...