Kerajinan Batik Truntum Di Wonosobo

0 146

Kerajinan Batik Truntum Di Wonosobo

Tepatnya di Desa Talunombo Kec. Sapuran dan Kelurahan Kertek Kecamatan Kertek yang menjadi tempat sentra batik khas Wonosobo.

Batik kreasi asli Wonosobo dengan tema motif yang menggambarkan atmosfir dari kabupaten Wonosobo seperti carica dan purwaceng. Diharapkan dengan membuat motif dari tumbuhan khas daerah pegunungan Dieng itu, bisa membuat batik carica Talunombo dikenal oleh masyarakat Indonesia maupun mancanegara.

Motif Batik carica dan purwaceng awalnya dikembangkan oleh Karang Taruna Desa Talunombo Kecamatan Sapuran, Wonosobo. Mereka berharap batik yang dibuat ini nantinya akan dikenal seperti batik Pekalongan, Solo, dan Yogyakarta yang merupakan cikal bakal batik Indonesia.

Motif ini mulai dirintis pada tahun 2008, ide perintisan tersebut bermula dari kegiatan Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS). Pada waktu itu, salah satu warga mengikuti lomba dan membuat kerajinan batik. Lantaran di desa Talunombo termasuk kerajinan baru dan hasilnya bagus, kerajinan batik tersebut mendapatkan juara pertama. Hingga akhirnya warga lain pun ingin membuat kerajinan batik sejenis pula. Hasilnya, hanya dengan latihan singkat di Purworejo, beberapa warga sudah mulai mahir membatik.

Batik Truntum

Motif Truntum merupakan motif klasik, Dalam pemakaian motif ini melambangkan orang tua yang menuntun anaknya dalam upacara pernikahan. Bentuk motif kecil dan memusat. Pada Batik Sekar Jagad Carica bentuk motif tersusun dari bidang lingkaran dan bentuk lonjong seperti bentuk tetesan air. Ukuran motif dengan panjang 5 cm dan tinggi 5 cm.

Source https://www.wonosobozone.com/wonosobo-juga-punya-batik/ https://www.wonosobozone.com/wonosobo-juga-punya-batik/
Comments
Loading...