Kerajinan Batik Tulis Claket Di Malang

0 115

Kerajinan Batik Tulis Claket Di Malang

Hanan Abdul Djalil adalah pemilik Batik Tulis Celaket (BTC) atau yang biasa dikenal Batik Celaket. Berangkat dari keinginannya untuk melestarikan batik, Hanan kini menjadi salah satu pengusaha sukses di Indonesia.

Produk batik milik Hanan tak hanya diminati wisatawan lokal namun juga wisatawan mancanegara. Bahkan, dalam sebulan, pria yang mantan jurnalis ini bisa meraup omzet hingga ratusan juta rupiah.

Berbagai penghargaan pun telah diperolehnya. Terakhir, Hanan bersama 20 pengusaha lain se-Indonesia mendapatkan penghargaan SMESCO Inspiring Entrepreneur Business Award 2016.

Penghargaan itu diberikan secara lansung oleh Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga berkat kiprahnya yang berhasil menginspirasi pengusaha lain di Indonesia.

Kesuksesan Hanan tak diperoleh dengan mudah. Pria asal Banyuwangi, Jawa Timur ini bersama istrinya, Ira Hartanti harus jatuh bangun untuk membangun bisnis batiknya sejak 1997 silam.

“Saya mengalami jatuh bangun sekitar empat kali mulai pertama kali buka. Alhamdulillah sejak 2010 hingga sekarang bagus perjalanannya,” katanya


Masa yang paling diingat oleh Hanan ada pada 2003 silam. Saat itu usaha pria yang juga Ketua DPD Partai NasDem Kota Malang ini sempat jatuh dan baru bisa bangkit lagi setelah tiga tahun berselang.

“Saat itu tidak ada keberpihakan pemerintah ke perusahaan kecil terutama di dunia tekstil. Impor tekstil besar-besaran, tekstil lokal hancur, batik di seluruh Indonesia juga hancur,” bebernya.

Namun setelah melewati masa jatuh bangun, kini Hanan telah menuai manisnya bisnis batik. Berkat kesabaran dan keuletannya, Batik Celaket kini menjadi salah satu ikon batik khas Kota Malang.

Berbeda dengan pakem batik pada umumnya yang berwarna gelap atau netral seperti hitam atau coklat, Batik Celaket ini justru memiliki warna yang cukup mencolok seperti ungu, kuning, dan hijau.

Perpaduan warnanya pun cukup unik, antara lain ungu dan kuning, merah dan biru, atau ungu dan hijau tua. Keunikan ini memberi kesan yang berbeda dari batik di Indonesia pada umumnya.

Motif yang diadopsi pun berbeda. Batik Celaket tidak memiliki motif tertentu seperti parang, kawung atau mega mendung. Motif yang sering dipakai adalah motif bunga, representasi Kota Malang sebagai Kota Bunga.

Ada juga beberapa motif yang diadopsi dari kondisi masyarakat sekitar seperti Motif Ulat Bulu, Tugu, Singa, Apel dan lain-lain. Corak dalam Batik Celaket ini digambarkan dengan sederhana dan menarik.

Source http://jatim.metrotvnews.com/peristiwa/ybJ9a84N-jatuh-bangun-hanan-jalil-kelola-batik-tulis-celaket http://jatim.metrotvnews.com/peristiwa/ybJ9a84N-jatuh-bangun-hanan-jalil-kelola-batik-tulis-celaket
Comments
Loading...