Kerajinan Batik Tulis Madura Tembus Pasar Dunia

0 190

Kerajinan Batik Tulis Madura Tembus Pasar Dunia

Hampir seluruh penjuru Indonesia mempunyai seni batik dengan ciri khasnya masing-masing. Salah satunya, batik madura. Berbeda dengan batik lainnya, batik dari Pulau Madura memiliki corak dasar bentuk-bentuk binatang dengan warna-warna yang berani. Batik tulis ini pun sudah menembus pasar ekspor.

Seperti usaha kerajinan batik di Pulau Jawa, batik tulis madura pada umumnya juga merupakan usaha turun-temurun. Iskandar, pemilik Pattimura Collection, misalnya, mewarisi usaha batik madura sejak tahun 2000 dari ibunya yang sudah membuka usaha batik tulis ini sejak 1976.

Kini, Pattimura Collection sudah mengekspor produknya hingga luar negeri. Beberapa negara yang menjadi pasarnya seperti Prancis, Belanda, Malaysia, dan Arab Saudi.

Iskandar menuturkan, perbedaan batik tulis asal Madura dengan produk batik lain terletak pada pemilihan warna dan motif yang digunakan. Batik madura banyak menggunakan warna-warna yang berani, seperti merah dan biru. “Motifnya kebanyakan motif hewan, seperti kupu-kupu dan burung,” ujarnya.

Pattimura Collection melego batik tulis buatannya di harga Rp 100.000 hingga Rp 500.000 per lembar. Sementara itu, batik gentongan dijual dengan harga Rp 800.000-Rp 4.000.000 per helai.

Harga batik gentongan cukup mahal karena proses pembuatannya alami dan memakan waktu hingga sepuluh bulan. Batik ini harus direndam dalam gentong selama tiga minggu dengan pewarna alami, semisal daun karum untuk mendapatkan warna biru. Pembuatan batik tulis biasa hanya membutuhkan waktu 15 hari. Untuk memproduksi berbagai batik tulis ini, Iskandar memperkerjakan 150 orang yang semunya perempuan.

Source Kerajinan Batik Tulis Madura Tembus Pasar Dunia Kerajinan Batik Tulis Madura Tembus Pasar Dunia
Comments
Loading...