Kerajinan Batik Tulis “Serat Budoyo” Di Surabaya

0 249

Kerajinan Batik Tulis “Serat Budoyo” Di Surabaya

Menulis karya di atas kain. Itulah niat serius yang ingin dijalani Herma Prabayanti warga Surabaya, Jawa Timur. Hasilnya, adalah karya busana yang khusus ditujukan bagi anak-anak muda. Lewat kreasi yang dia beri label Serat Budoyo, Herma menghadirkan busana yang diharapkan bisa mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda seputar baju yang dikenakannya.

Batik kreasi Herma memang tidak bermotif konvensional bergambar bunga atau kawung. Herma memilih batik bergambar tokoh pewayangan seperti Semar dan Arjuna.

Selain batik Solo dan Yogyakarta, Herma juga menghadirkan kreasi batik Madura. “Kalau batik pesisir punya cerita sendiri. Sebagian besar menggambarkan suasana laut, ada ombak di motif batiknya,” papar Herma. Sesuai ciri khas batik Madura, maka motif batik pesisir rancangan Herma ini pun sarat warna-warna meriah. “Madura kan memang dikenal dengan warna yang berani. Tren tahun ini pun cenderung seperti itu,” ungkapnya.

Ada dua model busana yang disajikan Herma di awal tahun 2018 ini. yang pertama adalah kombinasi kebaya untuk atasan dan bawahan batik bertutur tersebut. “Atasnya memang pakai kebaya modern agar nyaman dipakai anak muda. Sedang bawahannya kolaborasi batik,” tegasnya.

Gaya ini sengaja dibuat berbeda dengan rancangan para desainer yang menghadirkan batik untuk atasan. Cara penggunaannya pun sangat mudah karena sama sekali tanpa jatihan. Tampilan kain batik untuk bawahan ini kian menarik karena tidak seluruhnya menutup kaki. Modelnya bisa dibuat menyamping di bawah lutut atau beberapa sentimeter di atas lutut.

Kreasi kain tanpa jahitan ini, menurut Herma, menegaskan kesan simple, juga membuat kain tersebut bisa dikenakan mereka yang bertubuh ramping maupun berbadan besar. “Kesannya jadi all size. Yang kecil bisa pakai, yang berbadan besar pun bisa masuk,” tuturnya. Model lainnya adalah kombinasi kain tenun dan brokat menjadi satu kesatuan. “Brokatnya berupa potongan sampai dada disambung kain tenun di bawahnya,” beber Herma.

Selain menyasar anak muda, kreasi Herma ini disebutkan juga pas dipakai wanita tengah baya. “Kalau kain bawahnya diganti yang lebih panjang sesuai buat ibu-ibu kok,” katanya.

Source http://surabaya.tribunnews.com http://surabaya.tribunnews.com/2018/01/26/lewat-serat-budoyo-herma-prabayanti-mencoba-bertutur-lewat-guratan-batik
Comments
Loading...