Kerajinan Benang Chery Di Kota Padang

0 116

Kerajinan Benang Chery Di Kota Padang

Program Tabungan dan Kredit Pundi Sejahtera (Tabur Puja) terus berkembang, seperti halnya di Posdaya Kasih di RT3 RW 9, Kelurahan Lubuk Begalung Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, yang turut berperan besar memperbaiki perekonomian masyarakat sekitar.

Salah satu penerima manfaat Tabur Puja yang tinggal di kawasan Rumah Petak, RT 3 RW 10, Mercyna Selvita, mengatakan, berawal dari jatuh bangun usaha kerajinan yang dijalaninya, kini usahanya dapat berkembang dengan baik.

Berawal sekira dua tahun lalu, Mercy yang mencoba mencari rezeki dari kerajinan merangkai benang chery untuk dijadikan tas ransel, sangat terkendala modal, sementara pesanan banyak yang datang.

Menghadapi kendala tersebut, ia mulai berpikir untuk mencari modal usaha. Sementara penghasilan sang suami yang bekerja sebagai tukang service handphone, tidak bisa menolong banyak untuk memenuhi modal usahanya. Namun, berkat Tabur Puja, Mercy kemudian mendapatkan solusi dari persoalan yang dihadapinya itu.

“Dulu, saya mencoba memenuhi modal usaha dari penghasilan suami, tapi masih belum cukup. Jadi, ketika itu ada tetangga di sini yang mengajak untuk mendaftarkan diri menjadi pemanfaat Tabur Puja, saya pun mencobanya. Akhirnya, saya dapat pinjaman modal usaha dua juta rupiah,” katanya.

Dengan pinjaman modal usaha itu, Mercy membeli sejumlah kebutuhan kerajinannya, seperti benang jenis chery dari berbagai warna, gunting, dan jarum khusus untuk kerajinan.

Dengan adanya modal utama yang memenuhi sejumlah kebutuhan, pesanan demi pesanan pun terus berdatangan. Hal ini tidak lepas dari cara pemasaran penjualan yang dilakukan Mercy dengan memanfaatkan media sosial, seperti facebook dengan instagram. 

“Alhamdulillah, dari hasil usaha yang saya dapatkan bisa membantu kebutuhan rumah tangga,” ujar, wanita berusia 25 tahun asal dari Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, ini.

Ia menyebutkan, hasil kerajinannya dijual dengan harga bervariasi. Tas berukuran besar, yakni untuk ransel bisa mencapai Rp300 ribu.

Untuk menuntaskan satu kerajinan, Mercy bisa menghabiskan waktu sekira satu pekan. Dengan demikian, rata-rata penghasilan Mercy per bulanmencapai satu juta hingga Rp1,5 juta, dari hasil jualan kerajinan 4 hingga 5 kerajinan per bulannya.

Dengan memiliki dua orang anak, Mercy mengaku usaha kerajinannya tidak mengganggu aktivitasnya sebagai ibu rumah tangga. Ia pun mengaku menikmati aktivitas yang dilakukan di rumah bersama anak-anaknya.

“Saya awalnya belajar kerajinan ini dari keluarga suami di Pelembang pada awal 2017. Setelah itu, saat kembali ke Padang, saya pun mencoba menjalaninya, dan alhamdulillah banyak yang pesan,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Posdaya yang juga memanfaatkan Tabur Puja, Reni Burhan, mengatakan, banyak pertimbangan untuk mengusulkan Mercy agar dapat mendapatkan pinjaman modal usaha dari Tabur Puja.

“Awalnya, saya sudah mengetahui usaha Mercy. Jadi, saya pun mengarahkannya ke Posdaya supaya dapat pinjaman. Saya yang menjamin untuk Mercy, dan hingga akhirnya kini ia dapat menjalankan usahanya,” tegasnya.

Source https://www.cendananews.com https://www.cendananews.com/2018/02/dengan-modal-pinjaman-mercy-kembangkan-usaha-kerajinan-benang-chery.html
Comments
Loading...