Kerajinan Benang Di Jombor

0 142

Kerajinan Benang Di Jombor

Usia yang sudah lanjut bukan halangan bagi Ny Arjo Sidarmo, 75, warga RT 1/RW V Desa Jombor Kecamatan Ceper untuk terus berkarya membuat benang.

Di tengah kerentaannya, suatu pagi beberapa waktu lalu, Ny Arjo masih terlihat tekun menyelesaikan tahapan demi tahapan pembuatan benang di jalan mini, samping rumahnya.

Menggunakan peralatan sederhana berupa penggulungan, dengan teliti, mata tua Ny Arjo memulai pekerjaan yang telah digelutinya selama 50 tahun terakhir itu. Langkah pertama, Ny Arjo memisahkan helai-helai benang dari gulungan besar. Caranya relatif mudah termasuk untuk orang Lansia, apalagi apabila dibantu alat penggulung.

Betapa tidak, setelah gulungan besar helai-helai benang diletakkan pada alat pengurai, Ny Arjo tinggal memutar tuas untuk mengurai gulungan benang tersebut menjadi helai-helai benang yang lebih kecil. Setelah tahap memisahkan gulungan helai benang rampung, Ny Arjo kemudian menyatukan helai-helai benang dalam satu helai benang yang ukurannya lebih besar.

Ny Arjo mengaku mampu menghasilkan satu kilogram benang dalam satu hari kerja. Dari satu kilogram benang tersebut Ny Arjo bisa mendapatkan upah Rp 5.000 dari juragan yang menyediakan benang dan peralatan. ”Saya ambil bahan dari juragan dan setor benang kepada juragan. Satu kilogram benang dihargai Rp 20.000, tapi upah untuk saya Rp 5.000. Lumayan untuk pegangan atau sekadar membelikan jajan bagi para cucu,” imbuhnya.

Menurut Kepala Desa (Kades) Jombor, Rudi Sugiharto, usaha kecil pembuatan benang merupakan pilihan utama lapangan pekerjaan masyarakat di daerah tersebut. Bahkan sejak beberapa tahun terakhir, jumlah keluarga yang mengembangkan usaha itu semakin banyak.

Diperkirakan, 50% dari 500 kepala keluarga (KK) telah menekuni usaha pembuatan benang. ”Bidang ini cukup menjanjikan, bahan disediakan oleh juragan setempat dan pemasaran tidak ada masalah,” terangnya.

Source http://www.klaten.info http://www.klaten.info/berita/usaha-kecil-pembuatan-benang-di-jombor-diupah-rp-5000-untuk-setiap-kilogram-benang.html
Comments
Loading...