Kerajinan Besek Bambu Khas Dari Trenggalek

0 418

Sukatno, sudah 15 tahun menggeluti usaha kerajinan bambu. Kini, sebagai manajer bamboo and rotan handycraft di Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Kerajinan Bambu Trenggalek

Bermacam produk kerajinan dia hasilkan. Mulai dari tempat tissue, vas bunga, besek, tempat rokok, sketsel, keranjang, aneka mebel, sampai peralatan ijab Kabul temanten. Seabrek hasil kreatif tangan-tangan terampil dari Desa Wonoati itu. Jenis bahan baku pun pilihan. Bambu apus misalnya, harus yang berwarna kehitam-hitaman. Diolah seperti warna aslinya. Nilai artistiknya biar tetap ada.

Ketekunan Sukatno patut dicontoh. Modal awal hanya Rp 500 ribu. Bahan baku pun memanfaatkan bambu milik penduduk di sekitar desanya. Kini, dia mampu menembus pasar nasional, bahkan internasional. Selain Surabaya juga menyebar di pasar Jawa Tengah, Bali, dan Kalimantan. Pembeli dari luar negeri datang sendiri, antara lain dari Brunei Darussalam.

Sukatno juga banyak menerima order pembuatan besek (tempat nasi dan sayur dari anyaman bambu). Lazim digunakan pada acara kenduri/syukuran. Order besek lazim dalam jumlah besar. Pengerjaan dilakukan di rumah-rumah pekerjanya. Dia mengaku kerap kewalahan menerima order pada bulan Besar, saat musim hajatan. Ada juga pemesan yang memberikan desain gambar produk. Kadang dia sulit memenuhi pesanan sesuai dengan desain/gambar. Bentuknya rumit, dan kurang pengalaman memahami desain.

Peralatan yang dipakai juga sangat sederhana. Seperti pisau dan parang aneka bentuk, palu, dan bar. Namun kecermatan menyayat dan merangkai bahan baku sangat menentukan kualitas produk. Kualifikasi perajin pada umumnya otodidak, meski Sukatno juga kerap turun membimbing.

Source Kerajinan Bambu Khas Dari Trenggalek Kerajinan Bambu Khas Dari Trenggalek
Comments
Loading...