Kerajinan Boneka Di Sidoarjo

0 267

Kerajinan boneka “Country” asal Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, mampu bersaing dan terbukti bisa menembus pasar luar negeri. Khususnya eksport di wilayah Australia, Filipina, dan Singapura serta beberapa kota di Indonesia.

Syamsul Arifin selaku perajin boneka “Country” pemilik Raddin Handycraft, menuturkan usaha yang berdiri belasan tahun lalu itu kini beromset sekitar Rp30 juta setiap bulan.

“Awalnya kami memproduksi boneka yang terbuat dari kain flanel, tetapi responsnya masih kurang bagus, kemudian kami membuat boneka ‘Country’ ini dan responsnya cukup bagus,” ungkapnya.

Sementara itu, Ia mengemukakan saat ini dirinya memiliki lima anak buah yang bertugas untuk membuat bagian-bagian boneka di rumah untuk kemudian diambil sesuai waktu yang ditentukan. “Para pekerja ini, membawa pulang bahan yang akan dikerjakan kemudian kami mengambil boneka-boneka tersebut sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan,” imbuhnya.


Syamsul menambahkan, satu bulan dirinya berhasil membuat sekitar 50 boneka berbagai bentuk dan ukuran sesuai dengan pesanan dari calon pembeli.

“Rata-rata boneka produksi kami ini tidak dijual secara lokal karena lebih banyak melayani penjualan ekspor seperti ke Australia, Filipina, Singapura dan bahkan pernah ke Eropa,” terangnya dikutip antara.

Proses promosinya sendiri, ia memanfaatkan pameran yang digelar bersama dengan Provinsi Jawa Timur ke beberapa kota di Indonesia. Sedangkan, satu boneka dijual dengan harga bervariasi antara Rp15 ribu sampai dengan Rp70 ribu tergantung dari kesulitan dan juga ukuran boneka yang dibuat.

Ia mengungkapkan, kelebihan boneka produksinya dengan yang lain adalah bahan baku yang digunakan tidak memakai bahan kimia sama sekali.

“Karena untuk pasar ekspor yang diminta sangat banyak di antaranya adalah bahan yang digunakan tidak mengandung bahan kimia, sehingga aman digunakan,” tandasnya.

Source https://www.arah.com https://www.arah.com/article/22562/boneka-asal-sidoarjo-tembus-pasar-australia.html
Comments
Loading...