Kerajinan Bordir Karya Anak Tuna Wicara Di Pasuruan

0 135

Kerajinan Bordir Karya Anak Tuna Wicara Di Pasuruan

Melihat hasil karya taplak bordir yang dijual setiap pameran mungkin tidak akan terpikir jika yang membuat kerajinan handmade dari main bordir ini para penyandang tuna wicara binaan Dinas Sosial Jatim.

Dibina sejak dini oleh Dinas Sosial Jatim di jalan Kartini, Bangil, Pasuruan, Jawa Timur 60 siswa dan siswa tuna rungu ini diberi bekal untuk masa depannya supaya terarah.

Kinanti, Staf Rehab dan Binjut Dinas Sosial Jawa Timur mengatakan jika sejak tujuh tahun lalu mulai mendirikan sekolah khusus untuk tuna wicara ini guna untuk mengasa keterampilan para anak-anak berkebutuhan khusus ini.

Para anak-anak berkebutuhan ini sejatinya berasal dari berbagai macam daerah di Jawa Timur di antaranya Banyuwangi, Probilinggo dan Jember yang berusia mulai 14 hingga 35 tahun.

Sebelum bisa membuat kerajinan ini kita melatih kemampuan mereka dulu sejauh apa arahan kita ke sub bidang yang di pilih seperti menyulam, menjahit atau membordir selama satu minggu.

“Butuh kesabaran dan ketelatenan untuk bisa melihat bakat anak-anak ini dan arahnya kemana karena di tempat kita ada 3 pilihan yakni menjahit, menyulam dan membordir dari sini kita fokus mengarahkan kalau memang fokus ya berarti bakatnya di salah satu bidang, seperti mereka ini bidangnya di bordir dan hasilnya bisa dilihat. ” ungkap Kinanti.

Lebih lanjut dikatakan Kinanti dalam proses pembuatan handmade bordir taplak, satung bantal, daster ini tidak bisa ditargetkan kapan untuk proses terselesaikan pasalnya untuk pengerjaan yang dilakukan para anak-anak berkebutuhan khusus ini harus mengikuti mood yang di miliki, bisa satu hari jadi ataupun beberapa hari kedepannya.

“Pengerjaan yang dilakukan mereka ini tidak bisa tergesa-gesa karena mereka mengerjakan sesuai mood mereka, biasanya mereka ini tiba-tiba males ataupun lelah itu yang menjadi kami tidak bisa di paksa untuk mengerjakan cepat seperti pengrajin yang lain.” imbuhnya.

Yang menarik hasil dari kain bordir ini dapat dijual ke berbagai daerah bahkan Dinas Sosial bekerja sama dengan Persatuan Pengusaha Bordir Jawa Timur dengan menjual karya merek ke taraf internasional dengan harga yang cukup murah bekisar dua puluh lima ribu rupiah hingga tujuh ratus lima puluh ribu rupiah

Source http://beritajatim.com http://beritajatim.com/gaya_hidup/284679/kreasi_bordir_karya_anak_tuna_wicara_laris_di_kancah_internasional.html
Comments
Loading...