Kerajinan Bordir Pasuruan Go Internasional

0 212

Kerajinan bordir di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, diminati pasar internasional yaitu Malaysia dan Brunei Darussalam mulai pernak-pernik kecil hingga perlengkapan beribadah.

“Pesanan kerajinan bordir ini ada berbagai macam, seperti taplak, tempat tisu, kain kebaya, mukenah, pakaian muslim laki-laki, sepatu, tas, sajadah, dan lain-lain dengan pemasaran dari regional, nasional, hingga internasional di Malaysia, Brunei, serta Arab Saudi,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Bordir (Aspendir) Kabupaten Pasuruan Yoeniarti Soewarno

Ia mengatakan Aspendir merupakan wadah dari para pengusaha bordir yang tersebar di lima kecamatan yaitu Kecamatan Rembang, Bangil, Pandaan, Sukorejo, dan Beji, Kabupaten Pasuruan dengan tujuan mengembangkan seni kerajinan bordir berkualitas dan bisa menembus pasar nasional dan internasional sejak pencanangan Bangil sebagai Kota Bordir (Bang Kodir).

Untuk membedakan bordir Bangil-Pasuruan dengan bordir di tempat lain, lanjutnya bisa terlihat dari desain dan hasil akhirnya yang lebih halus karena bordir Pasuruan masih menggunakan mesin manual, sedangkan bordir di tempat lain sudah menggunakan sistem modernisasi yaitu dengan menggunakan tekhnik komputer.

“Soal harga tergantung dari kerumitan dan jenis benang bahan bordir mulai dari Rp25 ribu sampai ratusan ribu rupiah. Saat menjelang Lebaran seperti sekarang ini, saya melibatkan lebih banyak warga desa untuk ikut membordir karena impian saya bisa membuka lapangan kerja bagi warga desa,” tandasnya.

Ia berharap agar dinas-dinas terkait seperti Badan Pelayanan Perizinan dan Penanaman Modal (BP3M), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah bisa sama-sama bekerja sama untuk mendorong dan mengembangkan beberapa UKM yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Source Kerajinan Bordir Pasuruan Go Internasional Kerajinan Bordir Pasuruan Diminati Internasional
Comments
Loading...