Kerajinan Bros Mutiara Karya Ibu PKK Di Pondok Maritim Indah

0 165

Kerajinan Bros Mutiara Karya Ibu PKK Di Pondok Maritim Indah

Puluhan bros dengan berbagai warna dan bentuk tertumpuk rapi di dalam box berwarna bening. Bros tersebut tampak indah karena di tambah dengan ornamen mutiara imitasi maupun asli. Puluhan bros tersebut adalah hasil karya dari Ibu-ibu PKK RW 8 Pondok Maritim Indah Cluster Bougenville.

Ibu-ibu PKK yang hadir dalam sesi wawancara terlihat menggunakan bros hasil karya sendiri. Bros yang menggantung dibawah dagu tersebut digunakan untuk menjapit hijabnya. Ketika terpantul cahaya bros tersebut berkelip-kelip.

Bros karya Ibu-ibu PKK RW 8 memiliki banyak macam bahan dasar, yakni ada yang terbuat dari plastik, akrilik, pita, dan mutiara. “Kami membuat bros dengan berbagai bentuk. Ada yang berbentuk daun, bunga, dan hewan. Mutiara yang asli kita datangkan langsung dari Lombok,” kata Yohana sri hermawati salah satu anggota PKK.

Yohanan mengatakan, dua kali dalam seminggu, Ibu-ibu rutin membuat bros. Kesulitan dalam membuat bros dilihat dari bentuknya. “Tergantung bentuknya yang paling sulit serangga dan bross dagu butuh 1 jam untuk membuatnya,” kata Wanita yang mengenakan kaos merah ini. Jika dihitung, setiap harinya para warga dapat membuat hingga 30 bros.

Keterampilan membuat bros ini didapat warga dari pelatihan yang diadakan oleh kelurahan Balas Klumprik. Setelah mendapat keterampilan para warga melihat peluang bisnis, karena mereka merasa bros mempunyai nilai jual tinggi.

Modal awal saat membuka usaha ini, warga mengandalkan uang khas PKK. “Awalnya memakai uang khas untuk beli bahan, setelah itu memutar uang hasil dari penjualan,” katanya.

Meski baru berjalan 5 bulan, bros buatan warga RW 8 selalu habis terjual. Mereka menitipkan produknya di sejumlah toko. “Omzet sebulan masih belum banyak sekitar 500 ribu,” papar wanita asli Malang ini.

Eni Dwihatin selaku sekretaris PKK Rw 8 mengatakan, Meski harganya terbilang murah, kualitas Bros mereka ini tahan banting. “Bros buatan kami tahan lama, ada kawat disetiap lekukan bros jadi Tidak mudah patah dan lepas,” kata Eni.

Eni melanjutkan kedepan Ia dan warga akan memproduksi bros lebih banyak lagi serta memperluas jaringan pembeli. Ke depan kami akan memasarkan secara luas dengan memanfaatkan media sosial,” pungkasnya.

Source http://surabaya.tribunnews.com http://surabaya.tribunnews.com/2018/04/25/mengintip-aktivitas-ibu-ibu-pondok-maritim-indah-membuat-kerajinan-bros-dari-mutiara-asli
Comments
Loading...