Kerajinan Buket Bunga Dari Flanel Di Jambi

0 315

Kerajinan Buket Bunga Dari Flanel Di Jambi

Kreatifitas anak muda Jambi saat ini tidak diragukan lagi. Hal ini dapat dilihat dari mulai berkembangnya beberapa usaha yang diciptakan dan dikelola oleh anak muda.

Fera satu di antara penggiat kerajinan tangan yang memanfaatkan kain flanel. Ia dapat menyulap kain flanel menjadi berbagai macam bentuk, di antaranya buket bunga dan berbagai macam aksesoris. Ia memulai usaha ini sejak tahun 2015. Awalnya Fera bekerja sebagai SPG di salah satu mal di Kota Jambi. Lantaran tidak tahan dengan sistem kerjanya, ia mengundurkan diri.

Ia menceritakan pada temannya saat itu ia menganggur dan bingung ingin membuka usaha apa. Temannya memberikan saran untuk membuka usaha kerajinan dari kain flanel. Karena sudah mendengar usaha itu menghasilkan pundi pundi rupiah, dan atas dorongan dari temannya ia memulai usaha tersebut.

“Kerajinan ini saya dapat otodidak, karena secara dari¬†background¬†keluarga gak ada yang belajar seni atau kerajinan tangan,” ujar gadis ini.

Awal modal yang ia keluarkan saat memulai usaha ini sebesar Rp 200 ribu. Ia memulai usaha ini dengan buket bunga flanel. Dengan modal tersebut ia bisa mendapat 20 buket bunga. Buket tersebut ia jual saat acara wisuda yang diadakan salah satu Perguruan Tinggi di Jambi. Tidak disangka, buketnya laris. Hari itu ia meraup untung Rp 400 ribu dari 12 buket bunga yang laku dengan sisa buket tinggal 8 buket.

Kini dari kerajinan buket tersebut, ia mendapat omset Rp 5-12 juta dalam sebulan. Pesanan yang datang tiap bulan mencapai 500 buket bunga. “Untuk acara wisuda saya masih suka jualan, sekali bawa sampai 50 buket, itu di luar pesanan,” tuturnya. Ia mengatakan, kerajinan yang ia produksi lebih rapi, lebih kokoh, ada pernak pernik tambahan, dan fleksibel. Ia dapat menuruti desain yang konsumen pesan. Harga buket bunganya mulai dari Rp 10 ribu satu tangkainya dan Rp 230 ribu ukuran jumbo diameter 60 cm.

Untuk pesanan, ia biasa menerima pesanan untuk wisuda, valentine, ulang tahun, aniversary, dan untuk dikirim keluar kota. Saat ini ia disibukkan dengan pesanan buket bunga untuk momen Valentine dan Imlek. “Kalo tahun lalu, malam Valentine di luar pesanan, saya buka lapak di Kota Baru dalam semalam bisa mencapai Rp 960 ribu.”

Pahit dan manis usaha ini telah ia cicipi, dari menurunnya omset hingga terjaring razia. Ia pernah hampir terjaring razia Satpol PP, saat berjualan di Kota Baru.

Untuk penjualan saat ini stabil, walau tidak seperti dulu. Karena pesaing sudah banyak yang membuka usaha ini. Ia pernah jualan saat wisuda dulu, semua buketnya terjual habis.

Selain itu, Ia juga menerima pesanan souvenir seperti tempat telur dan boneka. Ia juga menerima jasa untuk menghias hantaran pernikahan dengan harga Rp 200-350 ribu.

Fera juga melayani pesanan lewat instagram @bouquet_flaneljambi, (089508450939). Target ke depannya ia ingin menambah usahanya dengan hantaran akrelik.

Source http://jambi.tribunnews.com http://jambi.tribunnews.com/2018/03/07/video-geliat-pengusaha-buket-bunga-dari-flanel-fera-raup-omzet-belasan-juta-rupiah?page=3
Comments
Loading...