Kerajinan Buket Bunga Di Semarang

0 278

Kerajinan Buket Bunga Di Semarang

Katakanlah dengan bunga. Ungkapan lawas itu masih berlaku hingga kini untuk memberi ucapan kepada orang yang disayang. Namun sekarang, katakanlah dengan bunga tidak cuma sebatas berbentuk karangan bunga hidup saja, atau bisa juga setangkai bunga utuh seperti bunga mawar. Sebab, saat ini mulai tren ungkapan perasan atau ucapan bisa dinyatakan dengan produk bunga palsu alias imitasi. Mengikuti tren di masyarakat yang lagi berkembang.

Salah satunya adalah buket bunga yang terbuat dari flanel, kain yang terbuat dari wol tanpa tenun dan kertas. Alasannya tergolong simpel saja, bunga palsu tersebut lebih tahan lama dan awet ketimbang bunga hidup yang cuma bisa bertahan dalam hitungan hari saja. Selain itu, tak kalah cantik dengan yang asli.

Sevika Ranita Dewi asal Semarang, menyasar pasar kawula muda dan keluarga yang kerap memberi bunga imitasi saat perayaan ulang tahun atau acara yang lain. Ia membanderol buket hasil karyanya mulai dari Rp 35.000 hingga ratusan ribu rupiah, tergantung dari model dan jumlah bunga yang diminta konsumen.

Dalam sebulan, Sevika Ranita Dewi bisa meraup omzet yang cukup lumayan,  yaitu antara Rp 5 juta sampai Rp 7 juta. Selain membuat buket, ia juga menerima pembuatan dekotarsi bunga kertas. Saran Sevika, bunga imitasi ini juga kudu dijaga supaya tidak cepat rusak.

Source https://peluangusaha.kontan.co.id/ https://peluangusaha.kontan.co.id/
Comments
Loading...