Kerajinan Bulu Angsa Di Malang

0 249

Kerajinan Bulu Angsa Di Malang

Bulu angsa selama ini umumnya hanya digunakan sebagai bahan pembuatan shuttlecock. Namun siapa sangka, ditangan kreatif Yanne Pribowo sisa limbah pembuatan shuttlecok juga bisa dimanfaatkan untuk bahan kerajinan yang menarik dan banyak diminati konsumen dari mancanegara.

Diceritakan, sejak tahun 2001, Yanne mulai menekuni kerajinan berbahan bulu Angsa dengan merek Zahra Mandiri. Berbagai jenis bentuk telah berhasil ia buat, mulai dari bentuk Kupu-kupu, bunga dan capung.

“Awalnya teman saya punya usaha shuttlecok, disana saya lihat banyak limbah bulu angsa yang terbuang. Dari situ kemudian saya berfikir kalau limbah tersebut dibuat kerajinan pasti hasilnya akan bagus,” kisahnya saat ditemui Cendana News di rumahnya yang berlokasi di jalan Tepus Kaki, kota Malang.

Lebih lanjut Yanne mengatakan, bentuk pertama kali yang ia buat adalah bentuk bunga. Namun sayang kurang diterima pasar. Ia kembali berkreasi dengan membuat bentuk Kupu-kupu dan kali ini banyak diminati konsumen, baik dari dalam maupun luar negeri.

Disebutkan, ia membandrol hasil kerajinan bulu angsa mulai dari harga 1.500 hingga dengan 400 ribu Rupiah. Untuk harga Rp1.500, Yanne memberikan minimal pesanan 100 biji.

“Kerajinan bulu angsa ini biasanya digunakan untuk sovenir, dekorasi ruangan hingga dekorasi pernikahan. Sekali even pernikahan biasanya pesanannya bisa sampai enam ribu biji dengan bentuk dan ukuran yang bermacam-macam,” terangnya.

Agar bisa  mengenalkan produknya kepada konsumen, Yanne sering mengikuti pameran di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, hal tersebut menjadikan kualitas produknya lebih dikenal masyarakat.

Sementara itu, adanya persaingan Masyarakat Ekonomia Asean (MEA), ia sama sekali tidak merasa khawatir. Yanne tetap optimis produk kerajinannya tidak akan kehilangan konsumen.

“Produk kerajinan saya ini unik, bahkan bisa dibilang pesaingnya masih sedikit. Meskipun ada pesaing, tapi dari segi kualitas dan harga masih bagus produk saya. Jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan,” ungkapnya yakin.

Source https://www.cendananews.com https://www.cendananews.com/2017/10/kerajinan-berbahan-bulu-angsa-tembus-pasar-mancanegara-2.html
Comments
Loading...