Kerajinan Bunga Dari Styrofaoam Di Surabaya

0 212

Kerajinan Bunga Dari Styrofaoam Di Surabaya

Lima pekerja terdiri dari seorang perempuan dan empat laki-laki tengah sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Ada yang merangkai bunga-bunga kecil dari styrofoam, ada pula mengecat pot-pot mini dengan warna hitam dan putih.

Beberapa tangkai bunga yang belum jadi, dibeber di sebuah halaman samping tempat mereka bekerja, tepat di bawah sinar matahari.

“Ini lagi dikeringin, tadi ada banyak rangkaian bunganya, tapi udah dibawa ke toko,” kata Ervan Setiawan di rumahnya di RT 02/RW 09 Tanah Merah, Kenjeran, Surabaya.

Ervan adalah anak dari pemilik UKM bernama UD Amar Florist ini. Usaha dirintis orangtua Ervan sejak 2000 lalu itu fokus pada kerajinan merangkai bunga terbuat dari styrofoam.

“Dulu itu Bapak ikut bosnya. bosnya itu usaha bunga. Akhirnya Bapak punya ide bikin bunga sendiri, tapi ambil bahan tetep di bosnya,” kata Ervan. UD Amar Florist membuat kerajinan bunga dari styrofoam, biasanya mereka jual lagi ke toko-toko di Pusat Grosir Surabaya (PGS), Pasar Atom, dan Jalan Kayoon, Surabaya.

“Kalau pengiriman ke luar kota biasanya ke Semarang sama Solo. Kalau luar pulau, pernah kami mengirim ke Lampung,” tuturnya. Beberapa jenis bunga dan tangkai yang ia jual adalah baby breath, anggrek, ranting ficus, dan ranting anggur.

Ervan tidak menerima pembuatan bunga secara pesanan, karena bunga artifisial tersebut ia dapatkan dari pabrik. Kepada pelanggan, ia hanya memberikan katalog jenis-jenis rangkaian bunga yang ia miliki. Rangkaian bunga tersebut ia jual mulai dari harga Rp 31.500 untuk ukuran terkecil hingga Rp 95.000 jika membeli satu dusin ukuran besar.

“Paling rame pesenan itu bulan-bulan November dan Desember. Terus hari-hari tertentu seperti imlek, Valentine, itu juga banyak. Kira-kira pesenan untuk satu item bisa 150 dusin. Yang kecil-kecil seperti baby breath tadi, bisa 200 dusin,” jelasnya. Sedangkan di bulan-bulan lainnya yang tidak ramai perayaan, Ervan bisa menjual 80 dusin bunga. Dengan penjualan tersebut, ia mampu meraup keuntungan bersih mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 15 juta per bulan.

Ervan menyadari permintaan masyarakat semakin beragam dan ia harus segera memperluas pilihan produknya. Ia mengakui bahwa item kerajinan yang ia buat masih monoton. “Rencananya nanti pengen nambah lebih banyak jenis item,” pungkasnya.

Source http://surabaya.tribunnews.com http://surabaya.tribunnews.com/2018/03/31/tekuni-kerajinan-bunga-berbahan-styrofoam-ervan-raup-keuntungan-hingga-15-juta-per-bulan?page=2
Comments
Loading...