Kerajinan Bunga Kering Aspringta Surabaya Rambah Pasar Ekspor

0 249

Kerajinan Bunga Kering Aspringta Surabaya Rambah Pasar Ekspor

Untuk menarik daya minat buyer akan kerajinan handmade asli Surabaya, Jawa Timur Asosiasi Pengusaha Bunga Kering dan Buatan Indonesia atau Aspringta mengajak masyarakat umum untuk belajar membuat produk handmade untuk berbisnis produk kerajinan.

Safni Yeti, Ketua Aspringta Jawa Timur mengatakan bahwa saat ini para pengusaha kerajinan handmad di Jawa timur khususnya Surabaya ini jumlahnya terlalu sedikit sehingga hal ini berdampak pada penjualan ke sektor ekspor atau penjualan ke luar negeri. Pasalnya para buyer selalu melirik komunitas pengusaha handmade yang bisa memenuhi kebutuhannya. Sedangkan di Surabaya masih belum bisa memehuni standar yang dibutuhkan oleh buyer.

“Kita ingin memberikan workshop cara membuat kerajinan. Hal ini supaya kami bisa memberikan inspirasi kepada masyarakat untuk bisa menjadi seperti kami dan menyalurkan produk handmade ke pasar internasinal,” ungkap Safni.

Lebih lanjut untuk tahun ini pihaknya menerima pemesanan kerajinan bunga sebanyak 6 kontainer. Per kontainer sendiri, berisi 35 ribu tangkai bunga. Dan negara-negara pemesan tersebut meminta agar dikirim setiap 2 bulan sekali.

“Sayangnya kami sendiri hanya bisa menyediakan atau mengirim 2 kontainer per tahunnya. Dan sekali pengiriman mencapai Rp 175 juta. Kalau Jatim dan Surabaya tidak mengambil kesempatan ini, maka Yogyakarta dan Jawa Tengah yang akan merebutnya,” urainya.

Mereka adalah Nanik Rosana yang mengajarkan pelatihan dengan bahan kulit jagung yang telah diberi warna, Siti Retnanik dengan materi pelatihan kreasi daun kering dan Ermin Setyowati kertas semen yang dibuat bermacam kerajinan seperti tas, dompet serta pemateri Willy Tantra yang mengajarkan pelatihan perangkai bunga.

Source http://beritajatim.com http://beritajatim.com/ekonomi/282607/pengrajin_bunga_kewalahan_penuhi_pesanan_luar_negeri.html
Comments
Loading...