Kerajinan Butiran Manik Di Tuah Karya

0 166

Kerajinan Butiran Manik Di Tuah Karya

Di kediaman Rizumi Jati di jalan kubang raya KM2 gang Bhakti kelurahan Tuah Karya. Terlihat, Rizumi dan dua orang kakaknya sedang duduk-duduk santai sambil membuat kerajinan tas dan bunga. Setiap hari Rizumi dan kakaknya selalu membuat berbagai macam kerajinan tangan dari bahan dasar manik-manik. Sudah banyak kerajinan tangan yang di koleksinya di rumahnya seperti mainan kunci, bunga, boneka hewan, bros dan lain-lain yang ia dapatkan berawal dari ikut pelatihan PKK.

Berawal dari ikut pelatihan PKK kecamatan Tampan 2010 silam itulah, Rizumi Jati di ajari cara membuat bros dan aneka kerajinan lainnya berbahan dasar dari manik-manik. Dalam hal Membuat Kreasi dan kerajinan tangan dari manik manik, tentu membutuhkan kratifitas dan daya imaginasi seni yang tinggi. Perlu banyak latihan untuk membuat bentuk yang cantik dan unik. Walaupun tidak memiliki kehlian dalam seni, namun usaha Rizumi untuk tetap belajar, ahirnya menjadi seorang yang mahir dalam membuat kesenian dari manik-manik.

Memang, awalnya Rizumi butuh waktu berjam-jam untuk menyelesaikan satu buah karya berbentuk bros yang di olah dari manik-manik. Tetapi, dengan keinginannya yang kuat, dalam waktu seminggu wanita berkacamata itu telah berhasil menciptakan berbagai bentuk dan model kerajinan. “Pertama belajar itu, membuat sebuah bros sampai dua, tiga jam. Tapi skarang enggak lagi,” tutur Rizumi sambil merajut manik-manik untuk dibuat tas sandang. Di akuinya, pertama menjadikan suatu bentuk karya emang sulit. Bahkan pernah sampai di bongkar kembali, tetapi walaupun dibongkar bahannya tidak ada rusak sedikitpun.

Walaupun Rizumi sudah mahir dalam membuat kerajinan tangan dari manik-manik, tetapi ia hanya menjadikannya sebuah pekerjaan sampingan. Rizumi menjadikan pekerjaan nya sambil jaga cucu dan beres-beres rumah. Meskipun dikatakan sampingan, pelanggan Rizumi untuk kota Pekanbaru sudah sering memesan sesuai keinginan pelanggannya apa dan bagaimana bentuk yang dimau. “Kalau pesanan itu biasanya mereka minta ukuran yang besar untuk di jadikan perhiasan dalam rumah,” ungkap wanita 59 tahun itu.

Setelah mahir membuat berbagai macam karya, ia juga mengajarkan ilmunya kepada kakak dan adiknya. Sihingga, mereka selalu bersama-sama di rumah Rizumi membuat kerajinan tangan. Selain dari manik-manik, Rizumi juga membuat bros dari dari perca (sisa potongan kain) dengan berbagai model variasi dan membuat tas dari sisa kemasan plastik deterjen. Namun, yang paling di prioritaskan nya dari manik-manik. Di katakan Rizumi, harga bahan mentah manik-manik di Pekanbaru seperti Crystal, Glass Beads, Mutiara, dan Semi Precious Stones, juga cukup mahal. Harganya berpariasi mulai dari 30ribu sampai 60ribuan per ponnya (satu pon=4,5ons). Sehingga, menjadikan harga jual nya juga cukup mahal datambah lagi kerumitan pembuatannya. Semakin besar bentuk kerajinan tangan yang di buat, maka semakin mahal pula harganya di jual. Seperti mainan kunci, hanya di jual 5ribu per buah, sedangkan ukuran besar bisa mencapai 250ribuan.

Selain menerima pesanan, di katakan Rizumi, dia juga sering mengikuti bazar-bazar yang ada di pekanbaru. Sebab ia aktif di PNPM Mandiri dan Aspari.sehinnga ia sering di ajak untuk mengikuti bazar. “Sambil nyantai-nyantai aja dirumah sekalian jaga cucu, ndak terlalu di paksakan kali,” cetusnya. Namun, sampai saat ini, hasil karya yang ia buat belum ada pasarkan di pasaran. Sebab, produksinya tidak terlalu banyak. Ia hanya menjadikan itu sebagai pekerjaan sampingan yang hanya megerjakan pesanan dan membuat stok jika ada bazar. “Kalau pesanan orang, saya jualnya per ons. Kalau seons modalnya 10ribu ya saya jualnya 20ribu,” uangkap rizumi sambil merajut butiran-butiran manik.

Pesanan orang yang diminta kepanya, berbeda beda, saat ini, di aku Rizumi, ia mengalami kesulitan dalam membentuk karya baru seperti membuat boneka zerapah.  “Saya kalau yang belum pernah dibuat susah buatnya, harus sama ukuran buah maniknya antara sisi lainnya,” ungkapnya Saat ini, telah banyak koleksi kerajinan tangan berupa perhiasan rumah. Terlihat seperti bros, tas, boneka kelinci, kucing, burung merak, bunga, mainan kunci, cincin, gelang, tempat minuman, tempat tisu dan lain-lain di susun sangat rapi di ruangan tengah rumahnya.

Source https://nabilamegaoktaviani.wordpress.com https://nabilamegaoktaviani.wordpress.com/2015/05/
Comments
Loading...