Kerajinan Casing Unik Di Jakarta

0 130

Kerajinan Casing Unik Di Jakarta

Kuat, unik, elegan, dan eksotis. Keempat hal tersebutlah yang mungkin bisa langsung dirasakan orang-orang ketika melihat produk-produk berbahan baku kayu. Merupakan salah satu paru-paru dunia, tak heran jika Indonesia banyak mengandalkan kayu untuk beragam produk kriyanya.

Ya, sebab tidaklah terlalu sulit untuk menjumpai material yang satu ini di bumi pertiwi. Bahkan sejak zaman dahulu, perekonomian daerah dapat bangkit dengan menjajakan hasil kerajinan dari kayunya. Sebutlah salah satunya Jepara yang amat terkenal dengan ukiran-ukirannya yang terpahat di dasar kayu jati maupun jenis lainnya.

Seiring perkembangan, kriya dari kayu pun kian beragam. Case handphone juga tidak terelakkan dibuat dari bahan kayu oleh para perajin lokal yang ada di Indonesia. Tidak mengherankan memang, sebab ceruk pasar untuk produk pelengkap device ponsel hingga tablet ini sangat tinggi.

Bagaimana tidak, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pelanggan telepon seluler pada 2016 bahkan telah melewati jumlah penduduk secara nasional. Bertengger di angka 326,3 juta, pelanggan telepon seluler ini dapat menjadi peluang pasar yang demikian besar untuk menjajakan beragam aksesori ponsel.

Case handphone sendiri menjadi aksesori yang berkembang pesat karena mampu menghadirkan kesan personal yang demikian mendalam. Tidak hanya itu, aksesori yang satu ini pun dianggap mampu melindungi bodi ponsel.

Nabasta Store maupu Sclupture Project tidak ketinggalan dapat menjaring peluang yang dicetak oleh industri ponsel ini. Keduanya pun kompak menggunakan kayu sebagai material dasarnya untuk membuat custom case bagi ponsel-ponsel kesayangan siapapun. Bukan hal baru sebab produsen yang mencetak kriya khusus gadget ini telah menjamur di Nusantara.

Salah satu pendiri dari Sclupture Project, Daniel Santosa mengungkapkan bahwa awal mula pendirian usahanya ini pun tidak terlepas dari kesan case yang dapat memberikan nilai personal di produk ponsel yang selalu di bawa ke mana saja.

“Kita lihat, oke orang-orang kayak yang barang-barang paling dekat sama dirinya adalah handphone. Bagaimana caranya buat handphone ini jadi kayak ada kesan artsy di dalamnya? Makanya kita putuskan casing gadget. Nah, di sini juga kita kasih sentuhan buat customer bisa berkreasi,” paparnya.

Bersama rekannya bernama Harrys, Daniel pun mulai membuka bisnis Sclupture Project-nya di sekitaran tahun 2015. Butuh waktu sekitar delapan bulan hingga akhirnya Daniel dan Harrys bisa menghasilkan produk Sclupture-nya. Kematangan rencana bisnis, pemilihan keunikan produk, hingga masalah detail lainnya yang membuat produk Sclupture Project tidak sembarangan lahir.

Daniel mengakui bahwa bisnis ini memang telah banyak ada. Tidak hanya di Indonesia, di luar negeri pun custom case handphone telah menjadi salah satu bisnis yang mudah ditemui. Untuk itulah ia menghadirkan beberapa keunikan di tiap case yang mereka buat, mulai dari modelnya yang tipis dan ringan, desainnya yang unik, hingga teknik inlay—teknik menggabungkan beberapa jenis kayu dalam satu case—yang diklaim sebagai yang pertama di Indonesia.

“Yang bedain kita sama pemain lokal yang sudah ada, kalau yang lain itu kayak full wood. Keseluruhannya adalah kayu. Nah, kita melihat kalau seandainya mempertahankan seluruhnya kayu kayak begitu rada nggak simpel. Kalau dibandingin punya case kita sama yang sudah ada, dari beratnya sudah jauh. Kita cuma hitungan per gram,” tuturnya.

Menyiasati agar case handphone produksinya ringan, pria berusaha 28 tahun ini pun memilih mencampurkan bahan kayunya dengan polycarbonate. Sebenarnya, bukan hanya Sclupture Project yang menggunakan akal ini untuk meringankan case handphone-nya. Setidaknya, hal ini dilakukan pula oleh Nabasta dari Yogyakarta.

Demy Raharja yang merupakan pendiri dari Nabasta mengakui pada awalnya sulit mencari bahan baku produk case handphone-nya sebab rata-rata pemasok kayu lokal berjenis kayu tebal. Padahal, yang dibutuhkan adalah jenis kayu dengan ketebalan tidak melebihi 2 milimeter.

“Kalau dulu nyari kayu yang kayak begitu saya mutar-mutar nggak dapat. Dulu saya beli sampai impor kayunya,” ungkapnya kepada Validnews.

Source https://www.validnews.id https://www.validnews.id/Menggali-Ceruk-Premium-lewat-Custom-Case-Handphone-dari-Kayu-NEv
Comments
Loading...