Kerajinan Cengkeh Karya Siswa SLB Di Ambon

0 123

Kerajinan Cengkeh Karya Siswa SLB Di Ambon

Bunga cengkeh mampu disulap menjadi barang yang indah dan bernilai ekonomis. Itulah yang sudah dilakukan oleh siswa dari SLB Leleani2, Ambon, Provinsi Maluku.

Tangan-tangan kreatif mereka mampu membuat berbagai asesoris dan miniatur kendaraan dan perlengkapan rumah. Misalnya gelang, cincin, sandal, satu set kursi, becak, kapal laut dll.

Kepala Sekolah SLB Leleani2, Ambon, Provinsi Maluku, Faridatuhusula mengatakan ide membuat kerajinan tangan dengan bahan bunga cengkeh ini terinspirasi dengan kota Ambon sebagi penghasil cengkeh terbesar di Indonesia. Sehingga sangat disayangkan jika potensi ini tidak dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Potensi  yang ada harus diolah sekreatif mungkin. Sehingga akan menghasilkan nilai tambah tersendiri.

“Selama ini bunga cengkeh hanya dimanfaatkan untuk bumbu makanan, minyak dan rokok. Padahal potensi ini bisa diolah lebih dan menjadi daya tarik tersendiri,” jelasnya saat ditemui di lokasi Stand Kreatif FIKSI PKLK, Semarang

Dia mengatakan untuk membuat kerajinan tangan ini memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Maka itu, yang mendapat vokasi ini adalah anak berkebutuhan khusus tunagrahita.

“Di sokolah kami memiliki siswa sebanyak 44 orang dari jenjang SD, SMP dan SMA. Dan siswa kami dari ketunaan yang berbeda, yakni tunanetra, tunarunguwicara, tunagrahita, tunadaksa dan autis. Tapi yang diajari membuat kerajinan ini anak tunagrahita jenjang SMALB,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan dalam membuat kerajinan tangan dari bunga cengkeh ini terbilang tidak mendapatkan untung yang besar. Tapi yang dikejar dari sekolah adalah bagaimana memberikan keterampilan siswa dalam merajut dan menggugah daya kreativitas mereka.

Semangat ini yang diambil agar ke depan anak-anak yang lulus dari sekolah ini memiliki kerampilan merajut dengan baik. Sehingga dengan keterampilan yang mereka miliki akan memberikan manfaat.

“Kalau dari segi keuntungan memang kecil. Misalnya untuk membuat satu set kursi dibutuhkan 0,5 kg bunga cengkeh. 1 kg bunga cengkeh harganya Rp.120.000. Dan harga jualnya dari kerajinan ini kalau sudah jadi Rp.150.000. Dan waktu untuk membuatnya bisa satu bulan, karena ini tingkat kesulitannnya termasuk tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan meski di sekolah belum menjalin kerjasama dengan dunia usaha dan dunia industri, barang-barang hasil karya siswa SLB tersebut sudah mendapat respon yang sangat luar biasa. Bahkan barang-barangnya laku terjual hingga ke luar negeri.

“Kalau kerjasa sih belum. Tapi terkadang ada dari keluarga siswa yang membeli. Dan dibawa ke Belanda. Dan, saat di Belanda mendapat respon yang bagus mereka minta dikirim lagi. Misalnya hasil karya kerajinan dari kulit kerang. Semoga hasil karya anak-anak dari bunga cengkeh ini akan mendapat respon yang sama,” jelasnya.

Sementara itu Guru Sulam SLB Leleani2 Ambon, Yohanes mengatakan pendidikan vokasi kerajinan dari bunga cengkeh ini baru di mulai 2 tahun lalu. Untuk memberikan pelajaran ini terbilang sangat susah, karena memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.

Namun dengan penuh kesabaran dengan didasarkan ingin memberikan bekal keterampilan kepada siswa-siswanya dia lakukan dengan penuh dedikasi yang tinggi. “Anak-anak untuk bisa membuat keterampilan ini sampai bisa sekitar 4 bulan. Selama 4 bulan ini mereka latihan setiap hari,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan apalagi dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi lagi dibutuhkan waktu yang lebih. Dan dia bersyukur dalam waktu 2 tahun ini bisa menghasilakan siswa yang mampu menyulam kerajinan bunga  cengkeh dengan indah.

“Bisa dilihat yang kita pamerkan adalah buatan mereka. Saya sangat senang mereka sudah memiliki keterampilan untuk bekal hidup di masa depan,” jelasnya.

Source http://pklk.kemdikbud.go.id http://pklk.kemdikbud.go.id/portal-old/artikel/detail/245/di-tangan-siswa-slb-cengkeh-pun-bisa-menjadi-kerajinan-yang-indah
Comments
Loading...