Kerajinan Cobek Di Bandung

0 217

Kerajinan Cobek Di Bandung

Hampir 90 persen warga Kampung Pojok, RT 04/10, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. merupakan perajin cobek. Salah satu perajinnya adalah Tajudin. Mata pencarian sebagai perajin cobek sudah menjadi tradisi turun-temurun dari nenek moyang warga Kampung Pojok. Hingga kini tradisi itu berlanjut dan menjadi kekhasan Kampung Pojok. Pemuda hingga orang tua punya keterampilan itu.

Setiap pagi, para pria akan berangkat meninggalkan rumah untuk mengambil batu di gunung. Mereka harus menempuh jarak 2 kilometer untuk sampai ke puncak gunung. Di sana sudah ada pekerja yang bertugas menggali batu. Batu-batu hasil galian itu lalu dipecah-pecah menjadi beberapa bagian untuk dibawa pulang oleh warga Kampung Pojok untuk dibuat cobek. Dari puncak gunung, mereka memikul puluhan kilogram batu dengan berjalan kaki.

Warga Kampung Pojok mengambil batu untuk bahan baku pembuatan cobek itu dari beberapa lokasi, seperti Gunung Nanggeh, Gunung Cigintung, Gunung Citakokak, dan Gunung Lebak Konje. Batu-batu dari gunung tersebut memang cocok untuk dibuat cobek.

Dalam proses pembuatannya, warga sekitar masih menggunakan peralatan manual. Mereka sudah pernah mencoba menggunakan mesin, namun hasilnya tidak sebagus dengan memakai peralatan manual. Sehingga tradisi peralatan manual masih bertahan hingga saat ini. Para pemuda itu biasanya putus sekolah atau siswa yang tengah libur sekolah. Mereka ikut berjualan dengan Tajudin untuk membantu perekonomian keluarga di kampung. Hal itu sudah menjadi kebiasaan anak muda Kampung Pojok.

Source https://news.detik.com https://news.detik.com/berita/d-3405252/tajudin-dan-cerita-90-persen-warga-jayamekar-jadi-perajin-cobek
Comments
Loading...