Kerajinan Dandang Tradisional Di Bekasi

0 311

Kerajinan Dandang Tradisional Di Bekasi

Menggunakan peralatan seadanya, Mansyur, tetap mempertahankan produksi dandang untuk menanak nasi, yang dikerjakan secara tradisional. Memasuki usia senja, setidaknya ia masih mampu menghasilkan dua unit seharinya.

Pak Ndut, begitu namanya dikenal di Desa, Tridaya Sakti, Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Kepada Cendana News, ketika menyambangi bengkelnya yang sederhana itu, ia mengaku sudah menjalani profesinya sebagai pengrajin Dandang, sejak zaman presiden Soeharto.

“Saya, melakoni ini sejak pertama kali pak Soeharto jadi presiden, hingga sekarang masih bertahan. Kalau dulu sehari saya bisa membuat empat dandang, tapi sekarang usia sudah lampu kuning, sehari paling kuat dua,” kata Mansur , di bengkel kerjanya seluas dua meter persegi.

Mansur, dulu dikenal sebagai tukang service dandang di wilayah Kecamatan Tambun Selatan. Tetapi sudah empat tahun ini, dia tidak lagi keliling dari kampung ke kampung dengan membawa gerobak. Hal itu karena sakit yang didera, seperti asam urat yang membuatnya tidak kuat berjalan kaki.

“Saya sudah empat tahun ini, tidak bisa berjalan dan berhenti keliling, karena sakit asam urat tak bisa seperti dulu lagi,” tukasnya.

Dia mengaku kini hanya menerima pesanan untuk membuat dandang yang datang ke rumah, seperti tukang bubur ayam, atau buat warung nasi. Pak Ndut mengaku, pesanan terus berdatangan setiap hari.

Source https://www.cendananews.com https://www.cendananews.com/2018/11/pengrajin-dandang-tradisional-tetap-bertahan-di-bekasi.html
Comments
Loading...