Kerajinan Dari Limbah Di Mataram

0 149

Kerajinan Dari Limbah Di Mataram

Capoeira tidak bisa dilepaskan dengan musik. Setiap atraksinya, menggunakan iringan alat musik.  Inilah yang dijadikan peluang oleh  Abdul Muis, salah satu pelatih di Komunitas Capoeira Bimbabele Lombok.

Berawal dari keikutsertaannya dalam komunitas Capoeira pada tahun 2005 lalu, Abdul Muis tidak hanya  mempelajari setiap jurus-jurus di bela diri Capoeira, melainkan juga mencermati dan melihat secara detail bagaimana proses pembuatan alat-alat musik yang digunakan  selama ini.

Setelah hampir kurang lebih 8 tahunan bergelut dengan dunia Capoeira, Muis akhirnya mencoba untuk memproduksi beberapa jenis alat musik yang dipakai saat penampilan Capoeira. Ditemui di kediamannya di Jalan Matahari, Gomong, Eziq sapaan akrabnya menuturkan kalau aktivitas menggeluti kerajinan alat musik Capoeira sejak tahun 2014. “Berawal dari melihat-lihat setelah itu coba sendiri untuk membuat, “terangnya kemarin.

Hasil kerajinannya ternyata cukup diminati pasar. Eziq semakin serius menggelutinya. Dia juga melibatkan istrinya. Hasilnya sekarang kerajinan yang sudah dihasilkan dipasarkan secara online, bahkan sebagian ada juga yang masuk ke pasar modern, seperti celengan yang dibuat dari buah  maja.” Ada satu produk kita yang bisa tembus pasar modern,” tegasnya.

Bahan baku kerajinan yang dihasilkan Eziq dari barang limbah seperti ban bekas, buah maja, kayu dan dari bebatuan serta pasir. Adapun jenis-jenis alat musik yang dihasilkan yakni Brimbau yakni alat musik sejenis gitar yang  berbentuk busur panah. Alat musik lainnya yakni  Kasisi, Atabaki dan Bongo yang mirip dengan gendang. ” Peminat alat musik ini berasal dari masyarakat umum dan anggota komunitas,” paparnya.

Menurut Eziq, kalau dari masyarakat umum kebanyakan mereka membeli alat musik ini dimanfaatkan sebagai pajangan saja di rumah. Sementara dari anggota komunitas Capoeira dipakai untuk  berlatih.

Alat-alat  musik yang dihasilkan ini dijual dengan harga bervariasi mulai dari Rp 200 ribu. Untuk produksinya  saat ini memang belum terlalu besar, tergantung permintaan.” Bahannya sudah siap semuanya, tinggal tunggu orderan saja,” tegasnya. Selain alat musik, pihaknya juga membuat berbagai macam kerajinan-kerajinan seperti gantungan kunci, bingkai, jam pasir, gelang dan souvenir lainnya.

Source https://radarlombok.co.id https://radarlombok.co.id/bahan-limbah-serius-tekuni-bersama-istri.html
Comments
Loading...