Kerajinan Daur Ulang Bahan Limbah Uang Di Solo

0 254

Kerajinan Daur Ulang Bahan Limbah Uang Di Solo

Bagi Siti Aminah sampah menjadi sumber penghidupan. Warga Jl Kerinci Dalam VI No 16B, Sambirejo RT 003/RW 009, Kadipiro, Banjarsari, Solo itu membuat sampah menjadi beragam produk kerajinan.

Koran bekas, bungkus bekas detergen, dus karton bekas hingga limbah uang dijadikan aneka suvenir kaya fungsi. Kotak tisu, gantungan kunci, pigura foto, topi, tas, hiasan sangkar burung, hanya sebagian kecil produk daur ulang produksi Siti. Produk-produk itu dijual seharga Rp3.000 hingga Rp100.00 per buah. Usaha yang dirintis Siti sejak 2009 itu telah menjadi home industry melibatkan warga di sekitar tempat tinggalnya.

Bermula dari modal Rp100.000 kini Siti sudah memiliki 50 pengrajin sebagian besar merupakan ibu-ibu rumah tangga di kampungnya. “Kita kerja sama dengan bank-bank sampah untuk mendapatkan pasokan bahan baku,” ujar dia. Terbaru, Siti bersama rekan-rekannya tengah mengembangkan beberapa produk berbahan baku limbah uang. Limbah tersebut didapat dari Bank Indonesia (BI) Solo. Rata-rata sekitar 2,5 kuintal per bulan. “Kami dapat gratis dari BI,” kata perempuan berusia 40 tahun ini.

Hasilnya, limbah uang tersebut tak hanya dijadikan kunci namun juga lantai rumah dan ornamen dinding lainnya. “Ini belum tergarap, karena baru bulan ini produk limbah uang diluncurkan. Potensi besar lain yang belum tergarap yakni sampah kemasan karton minuman, kami belum tahu mau dijadikan apa” lanjutnya.

Kemasan karton minuman atau kemasan aseptik merupakan kemasan yang melindungi produk makanan/minuman dari kontaminasi lingkungan luar. Proses pengemasan ini menggunakan teknik sterilisasi, seperti pada pengemasan makanan kaleng atau susu ultra high temperature (UHT).

Sampah kemasan aseptik belum tersentuh oleh tangan industri skala rumahan maupun besar.  Kondisi ini tidak hanya dialami Siti. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Solo, Rochana, mengatakan ada 20 industri rumahan daur ulang di Solo. Sebagian besar mereka bermain di daur ulang kain perca, koran bekas, bekas bungkus detergen dan lainnya.

Source http://www.harianjogja.com http://www.harianjogja.com/baca/2013/10/07/industri-daur-ulang-sampah-indonesia-kaya-potensi-butuh-partisipasi-454409
Comments
Loading...