Kerajinan Daur Ulang Di Gunung Bugis

0 242

Kerajinan Daur Ulang Di Gunung Bugis

Warga Gunung Bugis, Baru Ulu khususnya ibu rumah tangga membuat kerajinan tangan yang berbahan botol air mineral bekas untuk dijadikan berbagai bentuk, salah satunya kursi bundar.

“Kursi yang berbahan botol mineral ini akan kami pasarkan untuk diperjual belikan, salah satunya yang pernah dibeli langsung oleh Pemerintah Kota Balikpapan,” ujar Ketua Karang Taruna Baru Ulu dan Ketua PSM sekaligus Ketua Kerajinan Nur Sukmawati.

Terbentuknya kampung kerajinan ini berawal karena daerah Gunung Bugis sudah termasuk potensi selaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk kerajinan, terutama manik-manik. Dan mengembangkan kerajinan tersebut untuk diolah kembali menjadi kerajinan yang mengolah bahan sampah seperti botol mineral untuk dijadikan kursi.

“Iya kami melihat memang daerah Gunung Bugis tersebut memiliki potensi, makanya kami dari pekerja sosial masyarakat (PSM) mengembangkan dalam kerajinan tersebut,” ucap Sukma.

Kerajinan ini dikerjakan daribinaan  ibu-ibu binaan, anak terlantar yang ada di wilayah tersebut. Wilayah tersebut memiliki rumah binaan yang bernama Rumah Panji Berbakat yang merupakan warga binaan dari Baru Ulu.

Sukma menambahkan, untuk ibu-ibunya sendiri akan diberdayakan untuk membuat kerajinan tersebut agar menambah perekonomian untuk keluarga masing-masing.

“Iya dalam hal ini semoga bisa membantu perekonomian ibu-ibu itu sendiri,” ungkapnya.

Menurut Sukma, proses pembuatan sangat mudah. Yang pertama membentuk botol menjadi bundar dengan di lem, lalu dilakukan pemberian triplek, busa disekeliling botol untuk menutup botol, dan terakhir di lanjutkan dengan menutup botol dengan kain yang sudah dibentuk.

“Iya setelah dibentuk baru dilakukan proses penutupan dengan triplek, busa dan kain yang sudah dibentuk dan siap dipasarkan,” akunya.

Untuk dananya sendiri mendapatkan pinjaman dari LKM Amanah Sejahtera yang memiliki program kotaku sebanyak Rp 50 juta untuk modal awalnya. Dan mendapatkan lagi bantuan dari CSR dari PT.Dermaga berupa bahan kerajinan manik-manik dan bahan kursinya. Lalu dikembangkan untuk mengembalikan pinjaman dari LKM tersebut. “Iya pertama kami pinjam dana dari LKM, tidak lama kemudian dibantu dari PT Dermaga,” tuturnya.

Untuk pembuatannya langsung dikerjakan oleh warga binaan yang berada di Rumah Panji Berbakat dipimpin oleh Karang Taruna Generasi Baru Kelurahan Baru Ulu yang membina sekitar 7 RT di daerah tersebut.

“Iya kami membina 7 RT untuk membangun Kampung Kerajinan yang diresmikan langsung wali kota Balikpapan yang mendukung kegiatan tersebut,” tegasnya.

Sedangkan untuk hasil pembuatannya akan di pasarkan melalui media sosial ataupun langsung ke masyarakatnya dengan harga yang terjangkau. “Iya dalam kerajinan ini akan dipasarkan melalui media sosial biar warga masyarakat bisa lebih mudah jika ingin membelinya,” tutupnya.

Source http://balikpapan.prokal.co http://balikpapan.prokal.co/read/news/237982-kreativitas-kampung-kerajinan-gunung-bugis.html
Comments
Loading...