Kerajinan Daur Ulang Di Pameran Inacraft 2017

0 275

Kerajinan Daur Ulang Di Pameran Inacraft 2017

Ibu Ermien Setyawati Pengrajin dari Surabaya mengikuti Pameran Inacraft 2017 yang di buka Presiden Jokowi pada tanggal 26 April 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) dengan tema “The Magnificent of Yogyakarta”. Sebanyak 1.392 peserta kerajinan baik produsen maupun eksportir mengikuti Inacraft ke-19 di JCC pada 26 – 30 April 2017. Barang-barang kerajinan yang dipamerkan antara lain berbagai produk kerajinan dari mainan edukasi, barang-barang perhiasan, tekstil seperti batik, tenun, bordir, songket, beragam aksesoris, kerajinan kayu seperti patung, furnitur berukir, bingkai lukisan, barang krajinan keramik.

Diantara produk kerajinan yang dipamerkan saya tertarik dengan kerajinan dari kertas bekas semen asal surabaya yang dikelola oleh nya. Ermien lalu menjelaskan bagaimana dirinya memproduksi tas dan dompet dengan bahan dasar kertas semen di rumahnya hingga dia bisa sampai bisa mengikuti Pameran di JCC.

“Perempuan asli Jawa tengah yang tinggal di Semolowaru Surabaya berpikir kertas semen banyak, kan sayang kalau tidak dimanfaatkan. Saya pikir ini unik sekali kalau dibuat jadi tas dan dompet. Pertamanya itu orang yang bangun rumah di tempat saya kan banyak. Ya itu saya ambilin kertas semennya.

“Kertas semen mulanya diikat lebih dulu, lalu direbus dengan pewarna. Setelah itu dikeringkan, tapi dikeringkannya tidak perlu dijemur. Dikeringkan biasa saja, kemudian disetrika. Sesudah itu dipola sesuai keinginan. Mau dibikin tas bisa, dibikin dompet juga bisa,” ujar dia.

“Saya membikin kerajinan daur ulang ini, biasanya dibantu dengan dua orang tetangga. Pengerjaan paling lama adalah membuat tas dari bahan daur ulang, dengan waktu pengerjaan selama dua hari. Sedangkan pengerjaan paling cepat adalam membuat dompet, dengan waktu pengerjaan selama satu hari,” katanya Ermien.

Setiap hari Ermien, menghasilkan 10 tas dan dompet. Hasil kerajinannya dijajakan di pameran pameran seperti ini dan gerai usaha kecil-menengah milik Pemerintah Kota Surabaya dan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur. Beberapa tas, dompet, dan barang – barang kerajinan yang menarik dan unik ini, dihargai mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 200 ribu. Dari kerja kerasnya ini, ia mendapat keuntungan sekitar Rp 3 juta per bulan.

Source https://yawesjuara.wordpress.com https://yawesjuara.wordpress.com/2017/04/27/ermien-pengrajin-dari-surabaya-ikut-inacraft-di-jakarta-convention-center/
Comments
Loading...