Kerajinan Daur Ulang Limbah Busa Di Cilegon

0 442

Kerajinan Daur Ulang Limbah Busa Di Cilegon

Faruk, pemuda kreatif asal Lingkungan Palas, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon ini, mendaur ulang limbah dari pabrik menjadi barang yang bermanfaat dan menguntungkan.

Dengan memanfaatkan limbah busa sisa pembuatan kasur spring bed yang didaur ulang menjadi barang yang bernilai ekonomis, seperti kasur lantai busa, bantal guling, dan sajadah busa.

Limbah busa tersebut dibelinya dari Pamulang, Tangerang dan Bogor. Proses pembuatan produknya sepintas tampak mudah, Faruk yang awalnya membantu meneruskan usaha bapaknya ini hanya butuh keahlian menjahit, perapihan dan pengemasan sehingga menjadi kasur lantai, bantal, guling dan sejadah busa yang siap dipasarkan.

“Limbah dari Pamulang dan Bogor, harganya bervariasi dari Rp 9 ribu-15 ribu tergantung bahan dan kualitasnya,” ujar Faruk.

Pemasaran produk industri rumahan buatan Faruk ini memang masih di sekitar Serang-Cilegon saja, namun beberapa pengrajin di Palas bahkan pemasarannya sudah merambah sampai ke Lampung dan Palembang.

Empat jenis produk kasur lantai, bantal, guling, sajadah busa yang diproduksinya dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 150-250 ribu untuk kasur lantai, tergantung ukuran. Keahlian menjahit yang dikuasai Faruk hasil belajar otodidak dalam meneruskan usaha orangtuanya. Di Lingkungan Palas sendiri bagi warga Cilegon sudah terkenal akan kegiatan usaha pengrajin kasurnya. Setidaknya ada 20 lebih rumah yang dijadikan sebagai home industri kasur.

Source http://kultum.co http://kultum.co/daur-ulang-limbah-busa-pemuda-buat-produk-dengan-omzet-hingga-puluhan-juta/
Comments
Loading...