Kerajinan Decoupage Di Kajen, Pekalongan

0 246

Kerajinan Decoupage Di Kajen, Pekalongan

Tisu digunakan hanya sekali pakai. Misalkan untuk membersihkan benda yang kotor, atau untuk menyerap kelebihan minyak pada makanan yang digoreng, Selain digunakan untuk hal-hal tersebut, tisu ternyata bisa juga dipakai sebagai bahan dasar untuk membuat kerajinan agar tampak indah dan anggun serta memiliki nilai seni. Kerajinan tangan dengan menggunakan tisu biasa disebut Decoupage.

Decoupage adalah seni menghias suatu objek, dengan menempelkan kertas tisu ke objek tersebut. Adalah Heny Turniawati, warga Perumahan Pisma Jalan Nanas No 15, Desa Kemplong, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, satu-satunya pengrajin Decoupage yang ada di Kabupaten Pekalongan.

Ditangan Heny Turniawati pengrajin Decoupage ini, kaleng bekas pun bisa menjadi kerajinan cantik, setelah dihias kertas tisu dengan motif bunga, buah, hewan bahkan batik, dan mempunyai nilai seni tinggi dengan harga jual yang bagus. Karena kaleng bekas tersebut dapat difungsikan sebagai celengan, kotak tisu, maupun kotak penyimpanan aksesoris dan barang-barang lainnya.

Usaha kerajinan tangan seni Decoupage milik Heny Turniawati ini, sudah ditekuni sejak tahun 2013. Berawal dari keinginannya untuk membuka usaha kerajinan sendiri, setelah sebelumnya bekerja pada pengrajin di Kota Semarang dan Pulau Bali. Sepulang dari Pulau Bali inilah, jiwa wirausaha Heny Turniawati semakin terasah, setelah membuka usaha kerajinan tangan seni Decoupage.

Dipilihnya seni kerajinan tangan jenis Decoupage, karena masih sedikitnya pelaku kerajinan Decoupage. Bahkan di Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya, hanya dirinyalah yang menekuni bidang seni tersebut. Karena tingginya peluang pasar, dan banyaknya permintaan akan kerajinan tangan seni Decoupage, maka Heny Turniawati membuka pelatihan secara gratis kepada masyarakat yang ingin belajar kerajinan tangan seni Decoupage dengannya.

Seperti dompet dan tas wanita dari anyaman daun pandan maupun kulit, dibanderol mulai dari harga Rp 75 ribu hingga Rp 450 ribu, tempat tisu, celengan, kotak perhiasan, tempat hp, paling diminati konsumen kalangan muda, karena harganya yang terjangkau, kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 75 ribu. Sedangkan sarung bantal kursi, bakiak, gelas, teko, cangkir, dan kap lampu, adalah kerajinan yang paling banyak dipesan, meski dengan harga Rp 450 ribu hingga Rp 1,2 juta per setnya.

Source Kerajinan Decoupage Di Kajen, Pekalongan Kerajinan Decoupage Di Kajen, Pekalongan
Comments
Loading...