Kerajinan Edelweis Di Desa Magelung

0 107

Kerajinan Edelweis Di Desa Magelung

Baru dua bulan, Rofiqoh menekuni usaha membuat kerajinan tangan berbahan bunga edelweiss, atau Edelweiss in Frame. Bermodal Rp 300 ribu, dara kelahiran Kendal, 20 Mei 1998 itu kini bisa memperoleh pendapatan bersih hingga Rp 2,5 juta per bulan.

Mahasiswi semester III jurusan akuntansi STIE Selamat Sri (STIESS) Kendal tersebut, menamai usahanya dengan Oska Craft. Ia menekuni usahanya itu sendiri. Di rumahnya Desa Magelung RT3 RW 4 Kecamatan Kaliwungu Selatan, ia mampu membuat hingga 20 Edelweiss in Frame dalam sepekan. ”Jenis kerajinan saya beri nama Edelweiss in frame, sedangkan usaha ini dinamai Oska Craft. Dalam sepekan, saat ini saya bisa membuat 20 frame ukuran 8R, dengan kalau laba bersih bersih Rp 500 ribu-Rp 600 ribu. Pada awal menekuni usaha, sekitar November lalu, hanya sedikit memproduksi kerajinan ini,” kata Rofiqoh di rumahnya.

Putri bungsu dari pasangan Ngasitah-Sumaryo ini optimistis terhadap usaha yang ditekuninya. Selain itu, ia juga ingin mendapatkan penghasilan tambahan agar tidak bergantung kepada orang tua.

Dalam proses pembuatannya, ia membutukan bahan antara lain frame ukuran 8R, kertas ivori, pita, print out, dan yang utama bunga edelweiss. Bunga edelweiss ini dipesan langsung dari hasil budi daya petani. Peralatannya cukup sederhana, antara lain gunting, cutter, dan lem. Setelah semua bahan dan alat lengkap, ia lalu merangkainya dengan teliti.

Dalam satu jam, ia dapat membuat dua Edelweiss in Frame. ”Biasanya, saya merangkai kerajinan ini saat malam hari. Tapi pada siang hari, saya sudah membuat sketsa kerajinan itu, sehingga pada malam hari tinggal meneruskan saja,” ujarnya.

Rofiqoh menambahkan, tidak mudah dalam membuat kerajinan tangan. Pada pekan awal, hasil kerajinannnya tidak mamuaskan. Ia menganggap tidak bagus dan masih berantakan. Namun seiring waktu dan ketelatenan, ia bisa berinovasi dan menghasilkan kerajinan makin baik. Kerajinan Edelweiss in Frame ini, imbuh dia, diminati konsumen yang sebagian besar mahasiswa. Biasanya, hasil kerajinan itu untuk kado wisuda, dan ulang tahun. ”Saat ini sedang tren, bagus dibuat ucapan selamat. Saya melihat peluang usaha ini dari internet. Lalu saya coba membuatnya langsung,” papar Rofiqoh.

Untuk memasarkan hasil karyanya, menurut dia, paling efektif melalui media sosial. Selain itu juga menawarkan kepada relasi dan temantemannya. Untuk menjual produknya, Rofiqoh dibantu enam temannya. Media sosial yang digunakan yakni Instagram dengan akun @oska_46, Whatsapp 089-954-253-84 dan BBM. Ke depan, Rofiqoh berencana memiliki toko untuk galeri produknya, kemudian berinovasi terus mengerjakan Eddelweis in Frame agar lebih memiliki nilai jual.

Source https://www.suaramerdeka.com https://www.suaramerdeka.com/smcetak/baca/54542/hasilkan-rp-25-juta-per-bulan-dari-kerajinan-edelweiss
Comments
Loading...