Kerajinan Furniture Unik Di Kalimantan Barat

0 40

Kerajinan Furniture Unik Di Kalimantan Barat

Kesan eksotis tampak saat melihat beberapa kursi berbahan dasar urat kayu ulin di Inti Perkasa Furniture, Jl Prof M Yamin no 49. Urat-urat kayu yang terbentuk alami, menambah nuansa seni dan klasik. Pemilik toko, Lim Hak Kuang, mengatakan, kayu-kayu tersebut berasal dari daerah kampung di Kalbar. Karena hanya merupakan tunggul atau akar, kayu ini sering dikatakan sampah.

“Melihat itu saya langsung terpikir menjadikannya bernilai ekonomis. Jadi tunggul-tunggul ulin yang didapat warga saya beli. Niat saya sekaligus membantu warga yang saat itu kesulitan ekonomi dampak turunnya harga karet,” ujar Akuang, sapaannya.

Awalnya, tunggul-tunggul itu dibawa ke Pontianak dengan harapan bisa diolah oleh pekerja lokal. Namun sayang, beberapa pengrajin kayu yang ditemuinya mengaku tidak mampu mengerjakan. Akhirnya Akuang mengundang kenalannya, pengrajin di Jepara.

“Kita minta yang di Pontianak untuk mengukirnya, ternyata tidak mampu. Lalu saya hubungi teman di Jepara. Jadi orang Jepara yang mengolah semuanya. Dia bawa pekerja khusus dan alat-alat khusus,” ungkapnya.

Tidak hanya kursi dan meja, tunggul-tunggul ulin juga dikreasikan menjadi beberapa perkakas rumah tangga dan juga replika ikan arwana. Tunggul yang tadinya dianggap sampah, kini menjadi produk yang bernilai seni tinggi dan ekonomis.

“Ini barang langka dan unik. Murni dari urat kayu ulin. Tidak ada sambungan. Ini benar-benar ulin yang kita tidak tahu saat dapat itu ukurannya besar atau kecil,” jelasnya.

Source http://pontianak.tribunnews.com http://pontianak.tribunnews.com/2016/08/09/tadinya-sampah-lim-mampu-sulap-tunggul-tunggul-ulin-ini-jadi-furniture-unik-dan-mahal
Comments
Loading...