Kerajinan Gamelan Mainan Di Blitar

0 271

Kerajinan Gamelan Mainan Di Blitar

Di tangan orang-orang kreatif, tak ada barang limbah, yang tak bisa dimanfaatkan.

Contohnya Saji, dan istrinya, Yati, pengrajin Saron dan Demung mainan buat anak-anak atau lebih dikenal dengan sebutan Ningnong.

Karena keuletannya jalankan usaha sejak 1989, kini Saji dan keluarganya, yang tinggal di Dusun Krajan RT 01/RW 03, Desa Mbumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, tinggal menikmati hasilnya.

Bagaimana tidak, omsetnya kini sudah mencapai puluhan juta per bulan. Bahkan, kini produksinya sudah dikenal di pasaran luar negeri, seperti Australia, Perancis, Jepang, dll.

Meski hari masih pagi, langit pun tampak mendung, namun Saji dan anak-anaknya sudah mulai sibuk.

Di rumahnya, yang terletak paling ujung dusun, Saji sudah menjalani kegiatannya sebagai pengrajin Ningnong–sebutan Saron dan Demung mainan anak-anak itu.

Rumah dia memang agak jauh dari jalan raya (jurusan Malang-Blitar). Bahkan, dari Terminal Kesamben, itu berjarak sekitar 12 km.

Namun demikian, tak sulit mencari rumahnya karena semua orang di sepanjang jalan yang menuju ke rumahnya, sudah mengenal Pak Saji, si pengrajin Ningnong atau Saron dan Demung mainan anak-anak.

Begitu Surya sampai di rumah Saji sekitar 09.00 WIB, para karyawannya sudah sibuk mengerjakan alat musik ini.

Ada yang memotong-motong plat, ada yang menggergaji kayu untuk dibentuk jadi kotak Saron, dan Demung, ada yang mengecat.

Source http://jatim.tribunnews.com/ http://jatim.tribunnews.com/2019/02/04/manfaatkan-plat-bekas-pria-blitar-pasarkan-gamelan-mainan-hingga-jepang-dan-prancis
Comments
Loading...