Kerajinan Gasing Di Lingga

0 167

Kerajinan Gasing Di Lingga

Perhelatan Tamaddun Antarbangsa beberapa waktu lalu memberikan dampak yang positif. Meskipun tidak melalui analisis yang mendalam, tapi dapat dilihat dan dirasakan secara nyata sampai hari ini.

Sebut saja, salah satunya adalah Gasing. Memang pada perhelatan Tamaddun kemarin, panitia sempat menyelipkan agenda permainan tradisional. Seakan panitia sengaja memancing kembali minat masyarakat yang sudah lama terpendam untuk ikut kembali pada olah raga putar dan memangkah ini.

“Alhamdulillah dibeberapa kampung sudah muncul para pelarik(pembuat gasing). Ada yang masih menggunakan bindu (alat pembuat gasing) konvensional dan ada juga yang sudah menggunakan mesin,”terang Datok Aryanto, tokoh pemuda Desa Merawang.

Ia menambahkan saat ini sudah ada 6 (enam) bindu di Desa Merawang. “Pengrajinnya ada 3 (tiga) orang yang mahir, yaitu Ari, Kri dan Lapol. Untuk penjualannya rata-rata 20 buah perhari,”ungkap Datok Aryanto.

“Bukti tingginya animo masyarakat dengan permainan gasing adalah terbentuknya grup-grup gasing di setiap kampung. Mereka siap beradu pangkah ketika ada lawan yang menantang,”tambahnya.

Pengrajin sangat berterimakasih kepada Pemkab Lingga khususnya LAM Kabupaten Lingga yang memiliki inisiatif untuk mengangkat kembali permainan tradisional gasing. Berkat gasing, kini masyarakat punya sumber pendapatan yang baru.

Source http://lam-linggakab.org http://lam-linggakab.org/berkat-tamaddun-gasing-jadi-sumber-pendapatan-baru/
Comments
Loading...