Kerajinan Gerabah Di Pekon

0 288

Kerajinan Gerabah Di Pekon

Pekon Podomoro, Pringsewu Utara, Kecamatan Pringsewu, adalah salah satu daerah di Kabupaten Pringsewu yang terkenal dengan sentra kerajinan gerabahnya.

Mayoritas masyarakat merupakan pengrajin gerabah sejak puluhan tahun lalu. Di era 90an, Pekon Podomoro bahkan menjadi satu-satunya daerah di Kabupaten Pringsewu menjadi penyuplai hasil kerajinan gerabah hingga ke luar daerah.

Segala jenis bentuk kerajinan mampu dihasilkan dari keahlian turun-temurun diwariskan keluarga mereka sejak puluhan tahun lalu. Kerajinan tersebut vas bunga, guci berbagai ukuran, hiasan berbentuk binatang, tempat air mancur, serta aneka bentuk kerajinan perabot rumah tangga lainnya.

Sayang, kreativitas pengrajin gerabah kini dibatasi oleh permodalan dan sulitnya pemasaran. Seiring kemajuan zaman dan perkembagan teknologi menjadi permasalahan para pengrajin dalam menghadapi persaingan.

Mengesampingkan sentuhan seni dan kualitas model gerabah yang dihasilkan, prioritas para pengrajin kini hanya berdasar permintaan para pengepul yang memanfaatkan keahlian mereka. Hal tersebut dilakukan demi bertahan hidup untuk menghidupi keluarga.

Para pengrajin kini hanya berpangku tangan dan mengandalkan sang pengepul untuk membantu memasarkan hasil kerajinan. Tak ayal, walau harus menjerit lirih lantaran harga jual yang relatif lebih murah, pembuatan gerabah pun tetap dilakoni. Terlebih, usaha kerajinan gerabah rumahan masih menjadi prioritas penopang hidup sebagian masyarakat, yang masih tetap konsisten melestarikan pembuatan perkakas dari bahan tanah liat ini.

Hal ini diakui, Romelan (73), yang sejak tahun 1959 menggeluti kerajinan khas tanah liat. Masyarakat, kata dia, kini hanya sebatas membuat wajan, coek/leyeh, kuali kecil, kekep, tungku, kendi, anglo, dan perkakas rumah tangga lain yang nilai ekonomisnya tak terlalu menguntungkan bagi para pengrajin dibanding sang pengepul. “Sesuai permintaan sang pengepul, barang-barang tersebut lebih mudah laku,” kata Romelan.

Menurutnya, kreativitas bercitarasa seni kerajinan gerabah nyatanya tak laku di jual di Kabupaten Pringsewu. Minimnya perhatian pemerintah, dianggapnya menjadi sebuah ancaman pada generasi penerus untuk membuat sebuah kerajinan gerabah yang lebih varian.

Tak hanya itu, kata Romelan, permodalan para pengrajin yang minim nyatanya hanya mengandalkan topangan para penjaja uang berbunga, yang senantiasa setia membantu pengrajin untuk tetap berproduksi. “Istilahnya kalau disini modalnya dari Bank Syariah berjalan mas. Gimana lagi, hanya dari mereka (renternir) lah kami tetap bisa menyibukkan diri,” ungkap Romelan saat tengah menyelesaikan tungku buatannya.

Source https://www.saibumi.com https://www.saibumi.com/artikel-74574-melihat-kerajinan-gerabah-di-pekon-podomoro-pringsewu.html
Comments
Loading...