Kerajinan Gerabah Di Wonorejo

0 147

Kerajinan Gerabah Di Wonorejo

Setelah menerima sambutan hangat dan dukungan penuh dari Badan Perangkat Desa, Tim KKN Undip ditemani dengan Bapak Sugiyarto, selaku salah satu Kepala Dusun, melanjutkan kegiatan pengabdian mereka dengan mengunjungi pengrajin gerabah di Desa Wonorejo. Diawali dengan bertemu salah satu pengrajin, didapati informasi bahwa dalam kerajinan ini terdapat tiga tahap; pengolahan tanah, pencetakan bentuk, serta finishing. Adapun dalam proses finishing, terdapat tiga tahapan, yaitu: pengecatan, penjemuran, dan pembakaran. Kendala dalam hal ini adalah, pengrajin gerabah baru akan bekerja efektif apabila mendapatkan pesanan dalam jumlah banyak, lebih kurang sekitar 2.000 buah. Standar untuk bekerja secara efektif tersebutlah, yang membuat perkembangan kerajinan gerabah Desa Wonorejo cenderung lambat. Padahal secara skill atau kemampuan, para pengrajin gerabah di Wonorejo ini sudah memiliki kompetensi yang cukup tinggi.

Selain menggali informasi lebih lanjut mengenai gerabah, Tim KKN Undip juga melibatkan diri untuk membuat gerabah secara langsung. Dimulai dari rasa penasaran salah seorang mahasiswi bernama Khairunnaba yang berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, satu persatu Tim KKN bergantian mencetak gerabah hasil karya mereka masing-masing.

Setelahnya, Tim KKN Undip juga menjumpai salah satu pekerja pengolah tanah. Meski telah berusia 70 tahun, beliau tetap menggeluti profesi sebagai pengolah tanah yang sangat menguras tenaga. Bersama suami yang kini tidak lagi kuat beraktivitas sehari-hari, beliau tetap mengambil hikmah bahwa dengan pekerjaan ini dia mendapatkan tubuh yang sehat meski telah berusia lanjut. Berbincang-bincang dengan beliau, diketahui bahwa dalam mengolah tanah, pertama-tama pekerja harus mengambil sejumlah tanah untuk dikeringkan. Setelahnya, tanah tersebut dihancurkan dan dicampur dengan pasir untuk kemudian diinjak-injak agar tanahnya alot dan mudah dibentuk.

Source http://kkn.undip.ac.id/?p=51529 http://kkn.undip.ac.id/?p=51529
Comments
Loading...