Kerajinan Gorden Di Kampung Pogot Baru

0 114

Kerajinan Gorden Di Kampung Pogot Baru

Kawasan jalan Pogot Baru selama lebih dari 30 tahun telah menjadi pusat berkumpulnya pengrajin Gorden. Namun, pengrajin gorden ini bukan berasal dari warga kampung asli Surabaya, melainkan para warga Tasikmalaya yang telah merantau dengan bekal penjahitan yang dimiliki.

Ketika melewati jalan yang merupakan kawasan kelurahan Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran. Akan terlihat beberapa perajin gorden yang juga memajang berbagai bahan gorden. Keberadaan mereka juga berdampingan dengan penjahitan konveksi lainnya.

Pemilik Mandra Gorden, Jajang Toparudin mengungkapkan sudah 28 tahun tinggal di Pogot Baru.
Ia tinggal bersama 5 pegawainya tinggal dalam rumah yang sewaan. Rumah tersebut juga sebagai temat produksi gorden sekaligus tempat tinggal mereka.

“Dari pertama orang Tasik kesini ya usaha gorden disini. Makanya pada ngumpul disini semakin banyak,” ungkap perantau asal Tasikmalaya ini.

Karena banyak dikenal konsumen, mereka akhirnya enggan berpindah lokasi produksi. Hanya saja beberapa pegawai bertugas mencari konsumen bau dengan menawarkan keliling gorden siap pakai.
Sekaligus membawa conoh gorden dn bahannya bagi pembeli yang ingin memean gordens esuai dengan kebutuhannya.

“Kami itu nggak bisa kerja apa-apa. Bisanya jahit, makanya kami meneruskan usaha ini. Kalau di kampung sendiri nanti banyak yang nawar atau minta gratis,” ungkapnya.

Gorden di kampung ini cukup beragam, mulai dari yang termurah sekitar Rp 30 ribu per meter untuk bahan kain satin, hingga Rp 500 ribu per meter untuk kain impor. Berbekal panduan gambar, mereka bisa membuat berbagai macam jenis gorden dengan desain selera konsumen.

“Kalau model gorden, asal penjahitnya cerdas pasti jadi. Kalau orangnya malas pasti di tolak,” ujar pria yang mengajak anaknya untuk menjahir gorden juga ini.

Selama 28 tahun tinggal di kampung ini, setidaknya Mandra, sapaan akrabnya telah berpindah di 3 rumah sewaan. Namun, tetap berada di kawasan Pogot Baru. Warga juga sudah mengenal denganaik para pengrajin di kawasan ini. Sebab, kebutuhan sehari-hari para pengrajin ini juga tetap mengandalkan toko kelontong milik warga.

Source http://surabaya.tribunnews.com http://surabaya.tribunnews.com/2017/08/16/kampung-pogot-baru-jadi-pusat-perajin-gorden-asal-tasikmalaya-berkumpul
Comments
Loading...