Kerajinan Gurat Bambu Dengan Kawat

0 263

Kerajinan Gurat Bambu

Cara melukis memanfaatkan media bambu dengan kawat panas, serupa saat jemari tangan menggoreskan pulpen atau pensil di lembaran kertas. Walau begitu, prosesnya tidak gampang. Lukisan tanpa bantuan kuas dan tinta ini, mesti diracik oleh ahlinya.

Sang ahli itu ialah Enggan Permana. Ia biasa menyebut karya seninya bernama seni sungging. “Dalam bahasa Sunda, sungging artinya melukis dengan api. Medianya bisa bambu dan kayu,” jelasnya.

Sejak tahun 70-an, Permana sudah bergelut di bidang lukis bambu. Awalnya, dirinya membuat lukisan dengan api sungguhan. Suatu waktu, dia menciptakan alat bakar yang juga menjadi benda tulis. Wujudnya mirip alat solder. Alat itu tersambung dengan listrik. Sehingga sebuah kawat khusus berukuran mini yang tersimpan diujungnya, menimbulkan panas dan menyala. Dari panas listrik kawat itulah ia bisa menuangkan ide kreatif melukis beragam objek.

Ada langkah tersendiri menggerakan alat tersebut. Bila belum terbiasa, resikonya gagal. “Cukup disentuh pelan. Kalau ditekan keras bisa terbakar. Lalu, bila ingin membuat sentuhan gradasi, si kawat jangan mengenai bambu. Cara ini menghasilkan sentuhan gosong lebih tebal dan tipis,” ucap lelaki berkacamata ini. Bisa dibilang masih jarang orang menerjunkan diri menekuni seni sungging. Berbekal kreatifitas berciri khas, Permana sanggup membuktikan karya seni menggugah mata.

Source Kerajinan Gurat Bambu Dengan Kawat Kerajinan Gurat Bambu Dengan Kawat
Comments
Loading...