Kerajinan Hiasan Cantik dari Pelepah Kelapa Di Surabaya

0 307

Kerajinan Hiasan Cantik dari pelepah Kelapa Di Surabaya

Pelepah kayu pohon kelapa yang biasa ada di pelataran rumah warga, sering dianggap tak berguna bagi kita. Namun, berbeda jika serabut pelepah kayu itu berada di tangan kreatif Evi Aryaningrum warga Surabaya, Jawa Timur, mahasiswa Jurusan Desain Manajemen Produk Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (Ubaya) ini. Dia berhasil membuat beraneka karya unik dari pelepah kayu kepala itu. mulai dari lemari buku, tempat koran, tempat tisu, tempat pensil, hingga lampu hias.

Semua furnitur bikinan gadis bernama Evi itu bernuansa etnik. Aksen yang etnik tersebut, dihasilkan dari serat pelepah yang sukses membuat karya gadis asal Bali ini memiliki seni yang cukup tinggi. Dan untuk membuatnya, inspirasinya tersebut tidak muncul tiba-tiba. Saat kebingungan mencari tugas akhir, dia pulang ke kampungnya di kawasan Klungkung Bali. Untuk membuat karyanya tersebut, tentu saja, Evi tak menggunakan pelepah kayu kelapa sembarangan.

Ada kriteria khusus, di antaranya menggunakan pelepah yang muda atau setengah kering. Karena, jika terlalu kering, maka pelepah yang akan dijadikan karya ini akan mudah patah.

Proses pembuatannya pun cukup mudah. Usai menyeleksi serabut pelepah yang dibutuhkan, maka yang dilakukan adalah membuat pola. Pola ini dibuat dari kertas karton dengan bentuk sesuai dengan benda yang diinginkan. Namun, khusus untuk kali ini, yang digunakan Evi adalah benda-benda dengan pola geometri. “Setelah itu baru serabut pelepah ditata di atas kertas karton. Penataannya dengan cara ditumpuk hingga berlapis dan tebal,” terang anak pertama dari tiga bersaudara ini.

Proses pengeleman dan pressing menjadi tahap selanjutnya. Pengeleman ini dilakukan dengan menggunakan lem kayu. Sedang pressing yang dilakukan dikatakan Evi bisa mencapai lima lapis. Hal ini dilakukan agar barang yang dibentuk tidak lentur dan patah. Baru tahap terakhir adalah finishing dengan menyemprotkan cat piloks agar serabut pelepah tampak mengkilap.

Untuk satu set accsesories itu, Evi hanya menghasikan uang produksi senilai Rp 200 ribu. Namun, jika dijual, Evi mematok karyanya seharga Rp 350 ribu. “Saya masih belum memikirkan untuk produksi massal. Namun, mungkin ke depan bisa saya buat banyak untuk dijual,”katanya.

Source http://www.ubaya.ac.id http://www.ubaya.ac.id/2014/content/2014/1265/Kreasikan-Pelepah-Kelapa-Jadi-Hiasan-Cantik.html
Comments
Loading...