Kerajinan Hiasan Dinding Di Desa Jatikulon

0 175

Kerajinan Hiasan Dinding Di Desa Jatikulon

Darminto warga Dusun Jatikulon, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto menyulap lembaran limbah kayu mebel menjadi karya seni tinggi. Lembaran limbah kayu mebel ini disulap menjadi kerajinan hiasan dinding.

“Awalnya kerajinan akar bambu tapi sejak setahun lalu, berkembang ke lembaran limbah kayu mebel. Saya melihat banyak lembaran limbah kayu mebel yang dibuang, saya lihat ini sebagai peluang untuk menghasilkan kerajinan hiasan dinding yang mempunyai nilai seni dan bisa dijual,” ungkapnya.

Masih kata Darminto, selain membuat kerajinan berupa hiasan dinding dari bahan lembaran limbah kayu mebel dengan motif mengikuti serat yang ada di bahan, ia juga menerima pesanan ukiran sesuai pesanan. Namun dari hasil karyanya, yang banyak yakni berupa orang tua berjonggot, anak kecil serta kaligrafi.

“Kalau gambarnya tergantung pemesan, saya juga memberikan masukan ke pemesan jika memang berkenan tapi kalau pribadi, biasanya saya membuat gambar mengikuti serat yang ada. Semakin bagus serat maupun bentuk lembaran kayu tersebut, semakin bagus seninya,” katanya.

Menurutnya, bahan yang ia gunakan tidak sulit ditemukan. Ia cukup mencari ke pengrajin mebel atau tukang kayu dan mencari lembaran limbah kayu yang menurutnya punya seni. Jika dalam lembaran kayu tersebut ada lubang, sudah tidak bisa digunakan tukang mebel justru itu yang ia cari.

“Justru jika ada lubang di lembaran kayu, itu semakin menambah nilai seninya. Apalagi ada warna di serat kayunya, saya akan ikuti sehingga bisa bercerita. Yang saya gunakan, kayu jati, sono keling dan sono kembang karena kayu jenis ini cukup bagus jika dibuat kerajinan seperti ini,” ujarnya.

Menurutnya, jika tidak cukup sulit, ia bisa menyelesaikan satu kerajinan antara tiga sampai seminggu paling. Namun jika cukup sulit, bisa sampai satu bulan. Darminto mengaku sekarang banyak menggambar bentuk wajah, daun serta bunga sebagai sosialisasi pemanasan global (global warming).

“Untuk harga, mulai Rp200 ribu dengan tinggi 1/2 meter dan Rp2 juta dengan tinggi 2 meter tapi untuk yang tingginya 2 meter bukan limbah tapi cari bahannya memang yang bagus. Untuk caranya, dari bahan yang sudah ada di sket menggunakan pensil kemudian dipahat, di amplas, terakhir finishing dengan di plitur untuk memberikan kesan hidup,” jelasnya.

Meski begitu, ia mengaku tidak tertarik berjualan menggunakan secara online. Hanya orang yang kebetulan lewat depan toko yang juga digunakan sebagai bengkel yang mampir untuk membeli hasil karyanya. Meski begitu, ia mengaku jika hasil karyanya sudah sampai Bali, Manado hingga Jambi.

“Semua saya kerjakan sendiri, tidak ada karyawan tapi impian saya punya karyawan. Pernah ada pesanan lampu meja dari akar bambu sampai 100 buah, yang pesan orang Kemlagi katanya buat oleh-oleh. Saya menyebutnya, ini kerajinan berbasis seni kotemporer,” tuturnya.

Darminto menambahkan, kedepan ia ingin membuat gambar yang bercerita tentang sejarah kerajaan. Meski mengaku sebagai satu-satunya pengrajin limbah kayu mebel, namun tidak ada perhatian pemerintah setempat. Ia berharap, Pemkab Mojokerto peduli dengan memberikan wadah untuk berkreasia

Source http://beritajatim.com http://beritajatim.com/siapa_dia/261721/darminto_sulap_limbah_kayu_mebel_jadi_kerajinan_dinding_berseni_tinggi.html
Comments
Loading...