Kerajinan Hiasan Hewan Dari Bambu Di Lamongan

0 177

Kerajinan Hiasan Hewan Dari Bambu Di Lamongan

Di tangan Asan Susanto, anyaman bambu yang semula hanya menjadi caping (topi petani) dan kipas, kini berubah lebih menarik. Oleh Asan, anyaman-anyaman bambu itu dijadikan hiasan meja berupa burung merak, ayam, aneka tas, kap lampu, caping berlukis dan juga kipas angin bermotif.

“Saya hanya meneruskan ilmu dari orang-orang tua saya dulu dengan membuatnya lebih mempunyai nilai jual lebih tinggi,” kata Asan.

Warga Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi ini mengaku sudah bertahun-tahun menggeluti usaha kerajinan berbahan dasar bambu ini. Namun ia berupaya mengubah model hasil karyanya sesuai dengan perkembangan zaman. Bahkan hingga saat ini, Asan sudah menelurkan setidaknya 20 jenis produk berbahan dasar bambu.

“Selalu ada perubahan dan perkembangan, dari sekedar hanya kerajinan tangan biasa menjadi bentuk yang lebih berseni dan mengikuti perkembangan dunia modern,” ujarnya.

Untuk bahan bakunya, yaitu bambu apus, Asan mengaku mendatangkannya langsung dari daerah Nganjuk dan Ngawi karena kualitas bambunya yang sangat baik.

Setelah jadi, Asan mengungkapkan, harga kerajinan tangan buatannya dipatok bervariasi, tergantung tingkat kesulitannya.

“Untuk hiasan burung merak ini seharga Rp. 300 ribu, hiasan ayam bekisar Rp. 200 ribu hingga kipas bambu yang hanya belasan ribu,” tutur Asan.

Menurut Asan, hasil kerajinan bambu yang dibuatnya tidak hanya dijual di wilayah Lamongan saja, tetapi juga ke beberapa daerah di Jatim dan wilayah lain di Indonesia, termasuk luar pulau Jawa.

Tak hanya itu, untuk melebarkan sayap bisnis UKM ini, Asan juga melakukan jejaring dengan sesama pelaku UKM untuk sekedar berbagi ilmu dan informasi.


Asan juga tak pelit ilmu. Ia menularkan ilmunya kepada warga Desa Sukolilo dan membina warga desanya untuk mengembangkan produk ini.

“Kami membentuk Kelompok Usaha Bersama di desa ini untuk bersama-sama mengembangkan bambu dan anyaman bambunya agar lebih dikenal luas,” ungkapnya.

Salah satu pembeli dari Bojonegoro, Rika mengaku jauh-jauh datang karena tahu dari media sosial dan merasa tertarik dengan desain kerajinan tangan dari bambu ini. Rika menyebut, kerajinan tangan kreasi Asan ini unik dan murah.  “Saya tahu dari medsos, sehingga menyempatkan diri untuk menjadikannya koleksi,” kata Rika.

Source https://news.detik.com https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4361698/uniknya-kerajinan-burung-merak-dan-bekisar-dari-bambu-di-lamongan
Comments
Loading...