Kerajinan Interior Vintage Di Laweyan

0 134

Kerajinan Interior Vintage Di Laweyan

Set meja tamu bergaya 80-an tertata rapi di tiap sudut ruangan sebuah rumah di Jalan Tirto Sumirat RT 01/RW 05 Jagalan, Bumi, Laweyan, Kota Solo. Furnitur-furnitur bergaya urban vintage itu ditata layaknya sebuah ruangan asli. Warna-warna pastelnya menggoda setiap pengunjung untuk membelinya.

Ya, Ikea kecil dengan furnitur dan perabot jadul itu memang sengaja dibuat Salim Ahmadi sebagai bisnisnya. Bisnis bernama Main Interior itu sudah ia geluti satu setengah tahun terakhir. Meski bisnisnya terbilang muda, peminatnya ternyata membludak, seiring dengan tren vintage yang kini kembali berkembang.

Awalnya bisnis Main Interior hanyalah bisnis sampingan dari hobi Salim nglithik alias mencari barang-barang bekas. Ia sering mencari barang jadul sampai ke pelosok daerah, kemudian merestorasinya sehingga terlihat baru. Selain meja kursi, berbagai barang seperti lampu hias, ketel jadul, dan vas lama sering Salim temukan.

“Sebenarnya itu belum lama, tapi hobi saya nglithik sudah lama. Awalnya untuk koleksi sendiri di rumah, belum fokus di bisnisnya. Baru mulai 2017 bener-bener menggeluti bisnis ini,” ungkap Salim.

Filosofi main atau bermain dipakai untuk mengekspresikan seni Salim dan perajinnya. Menurut Salim wilayah Solo dan sekitarnya cenderung masih mudah untuk mendapatkan barang jadul karenanya banyaknya rumah-rumah lama. Beberapa kenalannya juga sering datang menawarkan barang antik. Selain itu, pencarian juga dilakukan lewat jejaring sosial.

Bagi Salim, mencari barang merupakan satu hal dan merestorasinya itu lain hal. Ya, meski sekilas menjalankan bisnis seperti salim terlihat sederhana, Salim kadang membutuhkan waktu berminggu minggu untuk membuat barang itu nampak baru namun tetap berjiwa lama.

“Yang kita dapat kadang tidak utuh, misalnya kayu untuk furnitur kadang ada yang retak dan harus kita ganti dengan proses lama. Repro kaki satu dengan yang lain itu butuh proses panjang. Nah, kalau sudah finishing dan cover itu cepat, paling set kursi sekitar seminggu lah,” ungkap bapak dua anak tersebut.

Source https://bisnisukm.com https://bisnisukm.com/hobi-nglithik-pemuda-ini-sukses-berbisnis-produk-interior-vintage.html
Comments
Loading...