Kerajinan Jam Tangan dari Limbah Kayu Di Banyuwangi

0 167

Kerajinan Jam Tangan dari Limbah Kayu Di Banyuwangi

Kreatif dan mampu memanfaatkan peluang itu yang tergambar pada Akbar Andi warga Dusun Karangasem, Desa Alasmalang, Kecamatan Singonjuruh. Pasalnya, di tangan pria ini limbah kayu mampu disulap menjadi jam tangan antik dan bernilai tinggi.

Akbar mengaku, ide barunya itu muncul kala melihat banya bahan dasar berupa limbah kayu di sekitar rumahnya. Selanjutnya, ia berinisiatif untuk mengambilnya dengan mengganti sejumlah uang.

“Saya dapat dari pengrajin kayu yang ada di sekitar rumah. Saya beli dengan harga yang cukup murah. Biasanya kayu yang digunakan adalah kayu jati, kayu pinus dan kayu sonokeling,” terangnya.

Setibanya di ruang kerjanya, kayu-kayu tersebut kemudian dipotong sesuai ukuran. Selanjutnya, dari potongan itu dibentuk dengan bagian-bagian jam tangan seperti rumah atau bingkai jam dan juga rantai sebagai pengait gelang. Potongan ini sengaja dibentuk berbeda, lantaran disesuaikan dengan pola atau rancangan jam tangan yang akan dibuat. Ada bingkai jam yang berbentuk kotak, bulat atau oval dengan ukuran diameter luar 4 cm dan ukuran diameter kaca 3 cm.

“Sementara untuk rantai ada beberapa model yang ditawarkan dan konsumen bebas untuk memilih,” ucapnya.

Bagian tersulit dalam menyelesaikan karyanya itu, kata Akbar, saat dirinya membuat bagian rangkaian rantai. karena harus sejajar dan memiliki ukuran yang sama. Jika sedikit saja berbeda maka dia harus mengulang kembali ke awal. Jam tangan buatan Akbar ini, masih mempertahankan warna asli kayu serta motif alami yang keluar setelah kayu diamplas. Bahkan saat finishing, Akbar hanya mengoleskan clear gloss khusus untuk kayu.

“Karena pembuatannya manual walaupun modelnya sama tetap ada motif yang berbeda bukan seperti buatan pabrik yang seragam semua,” jelasnya.

Sejauh ini, produk handmade yang dibuat Akbar, hanya bisa didapatkan secara online. Pemesannya biasa datang dari Bandung, Semarang, Jogyakarta, Bali hingga Kalimantan. Banderol harga yang dipatoknya, mulai Rp 300 ribu per item atau sesuai dengn model yang diinginkan. Semakin rumit maka harganya akan semakin mahal karena semua komponen kayu yang digunakan dibuat secara manual sendiri. Bahkan, saat pertama kali membuat jam tangan dia harus mempelajarinya selama sebulan.

Source http://beritajatim.com http://beritajatim.com/gaya_hidup/284267/pemuda_ini_sulap_limbah_kayu_jadi_jam_tangan_antik.html
Comments
Loading...