Kerajinan Jilbab Di Kampung Ciseureuh

0 63

Kerajinan Jilbab Di Kampung Ciseureuh

Menjelang Lebaran, pemesanan jilbab di Kampung Ciseureuh, Desa Margaasih, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung meningkat. Lonjakan pesanan jilbab tersebut mencapai 30 hingga 40 persen.

Haji Iim, perajin sekaligus produsen jilbab di Kampung Ciseureuh mentatakan pesanan dari berbagai daerah mulai berdatangan dua pekan menjelang Lebaran.

“Pesanan banyak datang dari Garut, Sukabumi dan Bandung,” kata Iim didampingi istrinya, Nani, ketika ditemui Tribun di rumah produksi jilbab di Kampung Ciseureuh Rt 4/16, Desa Margaasih, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Usaha yang dirintis Iim bersama istrinya setahun lalu itu pun kewalahan melayani pesanan ketika menjelang lebaran. Pasalnya, kata Iim, pembuatan jilbab di rumah produksi miliknya hanya dilakukan beberapa orang saja. “Karena bukan pabrik, kami bekerja secara mandiri dibantu saudara, anak, dan empat penjahit,” katanya.

Menurut Iim, produksi jilbabnya jauh lebih banyak menjelang Lebaran. “Kalau hari biasa kami bisa produksi dan mengeluarkan barang sekitar 30-50 kodi. Tapi lebaran ini kami harus memproduksi sebanyak 70-80 kodi untuk memenuhi pemesanan,” ujar Iim.

Iim mengatakan jilbab yang diproduksinya yang diberi label Aspha Collection itu terbuat dari Kain Grey itu memiliki beberapa motif, yakni segitiga, selendang kepang, selendang polos, bergo atau terusan, dan bunga.

Sedangkan warna yang ditawarkan kepada konsumen adalah merah cabai, ungu violet, hijau botol, kuning busuk, merah marun, kopi tutung, kopi susu, cream, oranye tua, biru dan abu-abu. Iim mengatakan kerudung buatannya dijual per kodi. Iim pun mengatakan ia jarang melayani pengecer. “Satu kodi ada sebanyak 20 jilbab. Per kodinya Rp 250-300 ribu,” katanya.

Meningkatnya harga bahan baku dan sulitnya tenaga kerja yang terampil, ujar Iim, menjadi kendala produsen jilbab seperti dirinya yang tidak menggunakan mesin medern seperti di pabrik-pabrik besar. Akibatnya Iim kerap kesulitan memenuhi pesanan. “Akibat kendala tersebut keuntungan yang diperoleh pun menipis,” kata Iim.

Source http://www.tribunnews.com http://www.tribunnews.com/ramadan/2012/08/10/perajin-jilbab-kewalahan-melayani-pesanan
Comments
Loading...