Kerajinan Jilbab Lukis Di Cianjur

0 191

Kerajinan Jilbab Lukis Di Cianjur

Ternyata di tengah riuh dan ramainya Kecamatan Ciranjang, Cianjur ada beberapa orang warganya yang menyimpan potensi besar yang sangat bisa dikembangkan, baik dari sisi usaha maupun kreativitasnya, salahsatunya adalah pengrajin kerudung lukis, yang diam-diam sudah dipasarkan hingga ke Malaysia dan Filipina.

Lokasi home industry kerudung lukis berada di Kampung Kaum Kaler RT02/15, Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, tepat di tengah kondisi semrawut dan kemacetan lalulintas dengan beragam kendaraan yang lewat, mulai dari mobil, motor, becak, hingga para pedagang kaki lima dan pejalan kaki.

Setiap hari, keramaian di pertigaan Ciranjang itu memang ramai dengan aktivitas warga, dan seolah tidak ada habisnya. Beraneka ragam kegiatan dilakukan untuk mencari penghidupan. Keberadaan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memproduksi kerudung lukis ini sudah sekitar3 tahun. Hal ini disampaikan Herman Suherman, salah seorang pengrajin.

Herman mengatakan ia merintis usaha ini dari nol, berawal dari pengalaman bekerja selama berada diKota Paris van Java, Bandung. “Dulu saya pernah kerja di produksi sablon, khusus untuk pembuatan berbagai macam dan model kerudung. Sudah bosan bekerja sama orang, ingin hidup mandiri, dan mengembangkan ekonomi keluarga,” paparnya dengan semangat.

Di tempat kerjanya sekarang diproduksi berbagai macam model kerudung, di antaranya strimin lukis bunga dan kupu-kupu. Menurut Herman, motif tersebut adalah yang sedang menjadi trend saat ini, terutama dengan warna dasar hitam. Model kerudungnya sendiri dibuat 5 macam, di antaranya jenis kerudung bargo. Herman sebelumnya memproduksi kerudung-kerudungnya di Kecamatan Bojongpicung, tapi setelah berkeluarga ia pindah rumah dan ruang produksi ke Kampung Kaum Kaler.

Badru dan pembina UKM lainnya membenarkan bahwa Herman yang masih adik iparnya itu merintis usahanya dari nol, dan mendapat gagasan untuk mengembangkannya di Ciranjang.

Produksi kerudung lukis yang dibuat Herman terhitung cepat. Dalam sekali pesanan, biasanya dikebut untuk bisa dikirim dalam waktu produksi 4 sampai 5 hari. Jumlah produksi saar ini sudah mencapai 20 kodi. Untuk pesanan lokasl, biasanya dikirim dengan sepeda motor, atau menggunakan mobil untuk pesanan yang banyak.

Kerudung lukis yang telah siap dijual atau dipasarkan dengan eceran atau per kodi. Harga kerudung mulai dari Rp20 sampai Rp25 ribu, tergantung kualitasbahandan kesukaran motif lukisan. Dalam sehari, kerudung jenis Himar atau Geblus dan Paris, bisa diproduksi 5 sampai 7 kodi.

Bila diperhatikan, rumah produksi yang memulai kerjanya pada pukul 08.00 pagi ini, sebenarnya sangat bisa dikembangkan dan memiliki banyak nilai positif yang bisa dicontoh. Selain kreatif, juga bisa menyerap tenaga kerja.

“Semoga pemerintah bisa pedulidan memperhatikan UKM yang ada di Cianjur, khususnya Ciranjang. Kendala kami darisegi permodalan. Kalau ada wadahnya, KecamatanCiranjang bisajadi sentrakerudung lukis,” pungkas Herman.

Source https://cianjur.pojoksatu.id https://cianjur.pojoksatu.id/baca/geliat-kerajinan-tangan-kerudung-lukis-cianjur-yang-mendunia
Comments
Loading...