Kerajinan Kain Flanel Di Jakarta

0 228

Kerajinan Kain Flanel Di Jakarta

Pemasaran produk kerajinan tangan dari kain flanel dengan sistem konsinyasi memang terkadang kurang efektif karena hanya sedikit orang yang setiap harinya membeli produk ini di toko sehingga perputaran uang menjadi lambat.

Sementara itu, membuka outlet dengan menyewa tempat membutuhkan biaya yang lebih besar lagi. Bisa-bisa keuntungan yang didapatkan habis untuk biaya sewa. Sedangkan menggunakan rumah sebagai tempat berjualan mensyaratkan harus dengan kondisi khusus yaitu lokasi yang strategis dan mudah dijangkau.

Kesulitan pemasaran inilah yang coba disiasati oleh Yuliana Setianingsih. Usaha kerajinan tangan dari kain flanel bisa dikenal sampai ke luar pulau, ternyata berkat website atau toko online yang dibuat suaminya.

Dalam website www.malvakayla.com, Yuli dan sang suami memasang foto-foto bermacam produk kain flanel sebagai contoh barang yang akan diperdagangkan.

Gambar-gambar di toko online tersebut juga dilengkapi dengan deskripsi ukuran, nama, dan kegunaan produk, serta harganya. Pengakses website bisa memilih produk yang sesuai dengan keinginannya. Pelanggan hanya memasukkan jumlah pesanan sesuai dengan kebutuhan mereka. Produk apa saja yang dipesan akan masuk ke “keranjang belanja” di website tersebut. Meskipun pemasaran dilakukan secara online, Yuli tak perlu menyalakan komputernya 24 jam sehari. Cukup cek website dan email 3 kali sehari untuk menghemat pemakaian listrik dan biaya internet.

Waktu dan biaya yang lebih besar dibutuhkan jika ingin meng-update website dengan foto-foto produk dan keterangan baru. Nama “MalvaKayla” sendiri diambil dari nama anak pertama dari Yuli yang sudah meninggal. MalvaKayla beralamat di JL. Batu Jamrut V, No. 8 RT. 05 RW. 05, Condet Batu Ampar, Kramat Jati, RT.05/RW.05, Batu Ampar, RT.14/RW.5, Batu Ampar, Kramatjati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Usaha kerajinan tangan dari kain flanel ini disebutnya sebagai ruang lain tempat nama anaknya tersebut tetap abadi di hatinya dan orang lain.

Karena inovasi dalam usaha kerajinan tangan dari kain flanel, dan berbagai mainan edukatif lainnya, serta pemasaran online yang dilakukannya, Yuli mendapatkan banyak pesanan hingga dari luar pulau Jawa, seperti Aceh dan Kalimantan. Di saat-saat ramai, omsetnya bisa mencapai 8 juta rupiah per bulan. Beberapa stasiun televisi juga rela untuk menelusuri lika-liku jalan ke rumah Ibu Yuli untuk meliput hasil karyanya tersebut.

Source https://www.portalinvestasi.com https://www.portalinvestasi.com/malvakayla-usaha-kerajinan-tangan-dari-kain-flanel/
Comments
Loading...